Cek Tinggi dan Berat Badan Anak Usia 6-12 Tahun Sesuai WHO
15-09-2026
Tinggi dan berat badan anak usia 6-12 tahun dikatakan normal jika sesuai dengan standar pertumbuhan WHO untuk usia dan jenis kelaminnya. Meski Si Buah Hati sudah memasuki usia sekolah, Bunda tetap perlu memantau tinggi dan berat badannya agar sesuai dengan kondisi normal anak seusianya. Bertambahnya tinggi dan berat badan ideal sesuai umur menandakan bahwa Si Buah Hati mengalami tumbuh kembang yang normal dan tidak ada masalah kesehatan yang menghambat prosesnya. Rutin memantau tinggi dan berat badan akan membantu deteksi lebih awal jika ada masalah kesehatan, sehingga solusinya bisa segera ditemukan.
Tabel Tinggi dan Berat Badan Anak Usia 6-12 Tahun
Jika untuk memantau tinggi dan berat badan Si Buah Hati saat ia berusia dini bisa dilakukan berdasarkan buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), maka saat ia masuk usia sekolah, Bunda harus proaktif meminta tabelnya kepada dokter anak. Bunda kemungkinan akan diberikan tabel data referensi pertumbuhan anak dari WHO, yang berlaku untuk anak-anak sampai remaja usia 5-19 tahun.
Data referensi pertumbuhan anak dari WHO ini mencakup tinggi badan sesuai umur, berat badan sesuai umur, dan indeks massa tubuh (IMT) sesuai umur. Khusus untuk data referensi berat badan sesuai umur, WHO hanya menyediakan sampai usia 10 tahun karena percepatan pertumbuhan (growth spurt) yang dialami anak pada awal masa pubertas membuat rancu antara berat badan dan tinggi badan, sehingga terkesan anak-anak ini memiliki berat badan berlebih padahal pertambahan berat badan disebabkan mereka bertambah tinggi.
Berikut rekomendasi tabel tinggi dan berat badan anak usia 6–12 tahun, baik untuk anak perempuan maupun anak laki-laki:
Anak Usia 6 Tahun
- Anak Laki-Laki: Tinggi badan normal 106,1–130,7 cm, berat badan normal 15,9–23,5 kg, dan skor IMT normal 13–16,8.
- Anak Perempuan: Tinggi badan normal 104,9–130,5 cm, berat badan normal 15,3–23,5 kg, dan skor IMT normal 12,7–17.
Anak Usia 7 Tahun
- Anak Laki-Laki: Tinggi badan normal 111,2–137,6 cm, berat badan normal 17,7–26,4 kg, dan skor IMT normal 13,1–17.
- Anak Perempuan: Tinggi badan normal 109,9–137,2 cm, berat badan normal 16,8–26,3 kg, dan skor IMT normal 12,7–17,3.
Anak Usia 8 Tahun
- Anak Laki-Laki: Tinggi badan normal 116–144,2 cm, berat badan normal 19,5–29,5 kg, dan skor IMT normal 13,3–17,4.
- Anak Perempuan: Tinggi badan normal 115–143,9 cm, berat badan normal 18,6–29,7 kg, dan skor IMT normal 12,9–17,7.
Anak Usia 9 Tahun
- Anak Laki-Laki: Tinggi badan normal 120,5–150,6 cm, berat badan normal 21,3–33 kg, dan skor IMT normal 13,5–17,9.
- Anak Perempuan: Tinggi badan normal 120,3–150,8 cm, berat badan normal 20,8–33,6 kg, dan skor IMT normal 13,1–18,3.
Anak Usia 10 Tahun
- Anak Laki-Laki: Tinggi badan normal 125–156,9 cm, berat badan normal 23,2–37 kg, dan skor IMT normal 13,7–18,5.
- Anak Perempuan: Tinggi badan normal 125,8–157,8 cm, berat badan normal 23,3–38,2 kg, dan skor IMT normal 13,5–19.
Anak Usia 11 Tahun
- Anak Laki-Laki: Tinggi badan normal 129,7–163,3 cm dan skor IMT normal 14,1–19,2.
- Anak Perempuan: Tinggi badan normal 131,7–164,9 cm dan skor IMT normal 13,9–19,9.
Anak Usia 12 Tahun
- Anak Laki-Laki: Tinggi badan normal 135,4–171 cm dan skor IMT normal 14,5–19,9.
- Anak Perempuan: Tinggi badan normal 137,6–171,8 cm dan skor IMT normal 14,4–20,8.
Dengan memanfaatkan data yang akurat dari Indonesian National Synthetic Growth Charts, Bunda dapat membandingkan pertumbuhannya yang sesuai dengan rekomendasi.
| Usia (Tahun) | Tinggi Badan (cm) | Berat Badan (kg) |
| 6 | 110,56-20,15 (Lk) dan 109,63- 119,11 (Pr) | 18,99-24,60 (Lk) dan18,32-24,38 (Pr) |
| 7 | 115,49-125,57 (Lk) dan 114.94-124,98 (Pr) | 21,14-28,27 (Lk) dan 20,44-28,34 (Pr) |
| 8 | 120,29-130,90 (Lk) dan 120,07-130,77 (Pr) | 23,48-32,87 (Lk) dan 23,03-33,11 (Pr) |
| 9 | 125,22-136,31 (Lk) dan 125,01-136,29 (Pr) | 25,95-37,23 (Lk) dan 25,56-37,35 (Pr) |
| 10 | 129,85-141,49 (Lk) dan 130,46-142,67 (Pr) | 28,58-40,98 (Lk) dan 28,51-42,80 (Pr) |
| 11 | 134,71-147,03 (Lk) dan 135,76-148,87 (Pr) | 31,58-46,71 (Lk) dan 32,01-48,96 (Pr) |
| 12 | 139,56-153,03 (Lk) 140,96-154,33 (Pr) | 34,81-52,48 (Lk) dan 35,48-52,91 (Pr) |
Ket: Lk = Anak laki-laki dan Pr= Anak perempuan
“Memiliki tinggi dan berat badan ideal sesuai umur merupakan indikasi bahwa Si Buah Hati mengalami pertumbuhan yang optimal dan secara umum kondisinya juga sehat. Dengan Cinta Bunda Sempurna, selalu dukung agar Si Buah Hati dapat memilikinya.”
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
1. Bagaimana cara mengetahui apakah tinggi dan berat badan anak usia sekolah sudah sesuai standar WHO?
Bunda bisa membandingkan tinggi dan berat badan Si Buah Hati dengan tabel referensi pertumbuhan WHO untuk usia 5–19 tahun di atas, lalu mencocokkannya dengan rentang normal sesuai usia dan jenis kelamin. Skor IMT juga bisa dihitung dengan rumus berat badan (kg) dibagi tinggi badan (m)² untuk melihat apakah hasilnya berada di rentang normal. Untuk pemantauan yang lebih akurat, Bunda tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter anak secara berkala.
2. Apa yang perlu dilakukan jika tinggi atau berat badan anak berada di bawah rata-rata?
Jika tinggi atau berat badan Si Buah Hati tidak bertambah sesuai milestone usianya, Bunda disarankan segera membawanya ke dokter untuk dievaluasi lebih lanjut, karena kondisi ini bisa dipengaruhi banyak faktor, mulai dari asupan kalori yang kurang hingga masalah kesehatan tertentu. Selain itu, Bunda bisa mendukung pertumbuhannya di rumah dengan memastikan tidur cukup, aktif bergerak, dan asupan gizi seimbang setiap hari.
3. Apakah susu bisa membantu anak mencapai tinggi dan berat badan ideal sesuai umur?
Susu bukan pengganti makanan utama, tetapi bisa menjadi pelengkap gizi harian yang mendukung Si Buah Hati mencapai tinggi dan berat badan ideal sesuai umur, terutama saat dikombinasikan dengan pola makan bergizi seimbang, tidur cukup, dan aktivitas fisik rutin. Susu DANCOW GroPlus misalnya, diformulasikan dengan Advanced Excelnutri+ (protein, tinggi kalsium, vitamin D, dan DHA) untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi tersebut.
Memastikan Tumbuh-Kembang Si Buah Hati Berlangsung Optimal
Rasanya lega sekali jika tinggi anak dan berat badan Si Buah Hati, berikut skor IMT-nya, masuk dalam rentang normal sesuai umur. Walau demikian, Bunda harus menjaga agar semua indikator pertumbuhan Si Buah Hati tetap berada di rentang normal dan ideal. Cinta Bunda kepada Si Buah Hati akan mendorong Bunda bersemangat untuk menjaga tinggi dan berat badan ideal sesuai umur, karena Cinta Bunda Sempurna untuk Si Buah Hati.
Baca Juga: Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Anak
Hal yang Harus Diwaspadai Ketika Tinggi dan Berat Badan di Bawah Rata-rata
Sayangnya, tidak semua anak memiliki tinggi dan berat badan ideal sesuai umur mereka. Ketika tinggi dan berat badan anak berada di bawah rata-rata, penting bagi Bunda untuk waspada terhadap beberapa hal yang bisa mempengaruhi kesehatan dan perkembangan mereka. Di saat berat badan dan tinggi anak tidak bertambah atau tidak sesuai dengan milestone usianya, maka Bunda disarankan membawa anaknya ke dokter untuk dievaluasi lebih lanjut.
Berikut adalah beberapa aspek yang perlu diperhatikan jika seorang anak memiliki tinggi dan berat badan di bawah rata-rata atau tidak sesuai dengan usianya.
- Jumlah kalori yang tidak memenuhi standar. Kondisi ini biasanya terjadi pada anak yang tidak tertarik makan karena banyak faktor. Anak usia sekolah yang aktif dan sehat juga mungkin mengalami kekurangan kalori jika mereka tidak tertarik untuk makan, sebab tidak ada asupan makanan yang masuk ke dalam tubuhnya.
- Asupan makanan yang dibatasi. Kondisi ini banyak terjadi pada anak yang diasuh oleh tenaga pengasuh karena beberapa alasan, misalnya karena kedua orang tuanya bekerja. Terkadang pengasuh juga mengalami masalah kesehatan mental dan tidak memiliki kesabaran yang cukup saat memberi makan, sehingga asupan yang masuk ke dalam tubuh tidak memadai.
- Masalah neurologis atau kemampuan menelan anak. Berat badan anak 6 tahun tidak sesuai dengan usia perkembangannya juga bisa disebabkan karena adanya masalah neurologis atau kemampuan untuk menelan.
- Muntah berlebihan karena beberapa alasan, seperti refluks asam, masalah neurologis yang memicu ketegangan otot, serta kemungkinan gangguan lainnya.
- Adanya masalah pankreas yang membuat anak kesulitan mencerna makanan dengan baik. Beberapa tanda yang mungkin muncul adalah ukuran feses yang besar, berbusa, berbau busuk, dan berminyak.
- Gangguan saluran pencernaan yang memengaruhi lapisan usus.
- Adanya kemungkinan beberapa penyakit seperti masalah tiroid dan metabolisme, masalah jantung yang cukup serius, dan gangguan ginjal.
- Gangguan genetik yang memerlukan tindakan dari dokter spesialis.
Cara-cara yang bisa Bunda lakukan untuk mendukungnya adalah:
- Tidur yang cukup. Anak usia sekolah butuh tidur sebanyak 10-12 jam setiap harinya. Tak hanya membuat tubuh beristirahat, tidur yang cukup juga mendorong tubuh untuk memproduksi dan merilis human growth hormone yang penting untuk pertumbuhan Si Buah Hati dan menjaga tinggi dan berat badan ideal sesuai umur.
- Aktif bergerak dan berolahraga secara teratur. Aktif bergerak dan berolahraga membuat ia menjadi bugar, terhindar dari penyakit, dan berat badannya terjaga di rentang ideal. Tulang dan ototnya juga menjadi lebih kuat. WHO menyarankan agar anak usia sekolah berolahraga setiap hari selama 60 menit, bisa dipecah ke beberapa sesi dalam sehari.
- Asupan makanan dengan gizi dan seimbag dan berkualitas. Si Buah Hati butuh tenaga untuk sebagai bahan bakar selama menjalani aktivitasnya sehari-hari, dan ini bisa didapatkan lewat makanan dengan gizi seimbang. Asupan makanan yang kaya gizi tak hanya mendukung pertumbuhannya, tapi juga perkembangannya.
Lengkapi dengan Pemberian Susu DANCOW GroPlus
Susu merupakan minuman sehat dan kaya gizi yang dapat mendukung Si Buah Hati memiliki tinggi dan berat badan ideal sesuai umur. Tak hanya itu, susu juga membantu mencukupi kebutuhan gizi sehari-hari Si Buah Hati selain yang didapat dari makanan. Untuk itu, Bunda memberikannya susu DANCOW GroPlus.
DANCOW GroPlus adalah susu pertumbuhan khusus dari Nestle yang diformulasikan untuk membantu menambah berat dan tinggi badan anak. Dilengkapi dengan formula Advanced Excelnutri+ (kombinasi protein, tinggi kalsium, vitamin D, dan DHA), susu ini bebas sukrosa (tanpa tambahan gula) dan cocok untuk anak usia 1–5 tahun atau 1–10 tahun.
Memiliki tinggi dan berat badan ideal sesuai umur merupakan indikasi bahwa Si Buah Hati mengalami pertumbuhan yang optimal dan secara umum kondisinya juga sehat. Dengan Cinta Bunda Sempurna, selalu dukung agar Si Buah Hati dapat memilikinya.
Referensi:
- Acta Scientific Paediatrics. Indonesian National Synthetic Growth Charts. Diakses 15 September 2026. https://actascientific.com/ASPE/pdf/ASPE-01-0006.pdf
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Diakses 15 September 2026. https://promkes.kemkes.go.id/buku-kia-kesehatan-ibu-dan-anak
- Growth Reference Data for 5-19 Years. Diakses 15 September 2026. https://www.who.int/tools/growth-reference-data-for-5to19-years