Kami percaya bahwa ASI (Air Susu Ibu) adalah makanan terbaik untuk bayi dan kami sepenuhnya mendukung rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia genap enam bulan. Nutrisi maternal yang sehat merupakan kunci untuk memulai dan melanjutkan pemberian ASI.

Tutup

Akudankau | Homepage

  • Toddler 1-3
  • Prasekolah 3-5
  • Usia Sekolah 6+
Home

Dapatkan kesempatan peroleh voucher DANCOW dengan melengkapi data Bunda

Dapatkan kesempatan peroleh voucher Dancow
dengan melengkapi
data bunda

Tanggal Lahir Anak Pertama*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
+ Tambah Anak

Tanggal Lahir Anak Kedua*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak
+ Tambah Anak
Hapus Informasi Anak

Tanggal Lahir Anak Ketiga*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

1+

1-3thn

3+

3-5thn

5+

5-6thn

6+

6-12thn

Home Artikel Memahami Kebutuhan Gizi Anak Usia 6-12 Tahun

Nutrisi

Memahami Kebutuhan Gizi Anak Usia 6-12 Tahun

21-12-2023

kebutuhan gizi anak usia 6-12 tahun

Memberikan asupan makanan pada anak usia sekolah tak hanya sebatas membuat perutnya terasa kenyang melainkan juga perlu mencukupi gizi hariannya secara seimbang. Untuk itu sangat penting bagi orang tua untuk memerhatikan kebutuhan gizi anak usia 6-12 tahun dari makanan yang masuk ke dalam tubuhnya agar proses tumbuh-kembangnya berjalan optimal.

 

Mengenal Kebutuhan Gizi Anak 6-12 Tahun

Semakin bertambahnya usia dan banyaknya kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak, maka semakin besar pula jumlah kalori yang mereka butuhkan. Tabel kebutuhan gizi anak usia sekolah atau pedoman Angka Kecukupan Gizi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menjelaskan bahwa kebutuhan kalori anak usia sekolah atau anak-anak yang berada dalam rentang usia 6-12 tahun yang harus dicukupi adalah sebesar 1400-2000 kkal setiap hari.

Berikut ini adalah daftar kebutuhan gizi anak usia sekolah yang perlu dipenuhi dengan baik agar anak-anak dapat tumbuh sebagai generasi yang sehat dan cerdas.

 

  1. Karbohidrat. Tubuh membutuhkan karbohidrat yang merupakan sumber gizi utama penghasil energi atau tenaga bagi tubuh. Beberapa makanan sumber karbohidrat antara lain, nasi, ubi, ketela, kentang, dan jagung.

  2. Protein Zat protein dibutuhkan untuk merangsang pertumbuhan sel, meningkatkan kekuatan otot, dan menjaga fungsi organ dalam tubuh, membentuk sel- sel baru, memelihara, dan mengganti sel-sel yang rusak. Sumber protein ada terbagi menjadi protein hewani, seperti daging ayam, daging sapi, susu, dan ikan. Sementara protein nabati, contohnya tahu, tempe, kedelai, kacang hijau, dan kacang polong.

  3. Lemak. Lemak juga merupakan sumber energi selain karbohidrat dan protein. Beberapa manfaat lemak adalah meningkatkan jumlah energi, membantu penyerapan vitamin khususnya vitamin larut lemak (A, D, E, K), menjaga struktur dan fungsi, membran sel, alat transportasi dalam darah, dan menambah lezatnya hidangan. Namun Bunda sebaiknya memilih jenis lemak tak jenuh atau lemak sehat seperti dari minyak zaitun, wijen, minyak kedelai, alpukat, kacang-kacangan, dan juga ikan. Selain itu, batasi konsumsi lemak jenuh seperti margarin, nugget, dan goreng-gorengan.

  4. Vitamin. Tubuh membutuhkan asupan sejumlah vitamin yang berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkal dampak radikal bebas, meningkatkan imun, mendukung fungsi saraf dan kognitif, membantu penyerapan zat besi, dan kalsium, juga untuk membantu tubuh dalam memproses karbohidrat dan protein. Sejumlah vitamin penting yang dibutuhkan anak diantaranya,vitamin A, C, D, E, B1, B2, B3, B6, B12, dan vitamin K.

  5. Mineral. Sebagai mikronutrien bagi tubuh, mineral diperlukan sebagai pengatur dalam proses oksidasi (pengikatan senyawa dengan oksigen), menjaga fungsi normal saraf dan otot, berfungsi sebagai antioksidan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, serta banyak proses lain yang terjadi di dalam tubuh. Beberapa jenis mineral yang dibutuhkan anak diantaranya adalah kalsium, zat besi, zink, selenium, fosfor, magnesium, dan kalium.
     

Baca Juga : Cara agar Anak Jadi Pintar di Sekolah

 

Tips Pemenuhan Gizi Anak Usia 6-12 Tahun

Pemenuhan kebutuhan gizi anak usia 6-12 tahun bukanlah hal yang bisa dilakukan secara sembarangan. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia juga menganjurkan masyarakat untuk menerapkan Pedoman Gizi Seimbang yang terdiri dari empat pilar utama, yaitu mengonsumsi aneka ragam pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi, membiasakan hidup bersih, melakukan aktivitas fisik, dan memantau berat badan secara teratur. Oleh karena itu, sebagai orang tua penting untuk memerhatikan beberapa hal seperti:

  1. Memerhatikan asupan makronutrien dan mikronutrien dengan baik. Makronutrien yang dimaksud adalah karbohidrat, protein, dan lemak. Sedangkan mikronutriennya adalah vitamin dan mineral yang baik untuk mendukung proses tumbuh kembang anak hingga mereka mengalami percepatan pertumbuhan saat pubertas.

  2. Memerhatikan bahan pangan dan memberikan ragam menu makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus mengenalkan lebih banyak rasa pada anak-anak untuk mencegah mereka tumbuh sebagai picky eater.

  3. Mengajak anak-anak untuk melakukan aktivitas fisik setidaknya 60 menit sehari, misalnya dengan bersepeda, bermain lompat tali, jalan-jalan keliling komplek, bermain sepak bola, dan masih banyak lagi. Tujuannya adalah untuk mencegah obesitas dan meningkatkan metabolisme tubuhnya.

  4. Menerapkan pola makan yang baik, yaitu dengan menghindari kebiasaan makan sambil nonton televisi atau gadget yang bisa membuat anak-anak makan terus-menerus sehingga memicu obesitas.

  5. Menjaga kebersihan, terutama soal makanan. Sebab anak-anak usia sekolah sudah terpengaruh oleh lingkungan sekitarnya, di mana mereka bisa dengan mudah membeli jajanan atau makanan yang belum tentu terjamin kesehatan dan higienitasnya. Oleh karena itu, sebaiknya berikan pemahaman pada anak-anak untuk menghindari jajan sembarangan.
     

Tips Mengatasi Anak yang Susah Makan Sayur dan Buah

Bagi Bunda yang punya masalah Si Buah Hati sering memilih-milih makanan, simak beberapa tips untuk mengatasinya :

  1. Hindari memaksa anak-anak untuk makan sayur dan buah-buahan tertentu

    Memaksa anak untuk menghabiskan makanan yang tidak disukainya hanya dapat membuatnya merasa tertekan karena tidak memiliki momen makan yang menyenangkan. 

  2. Memperluas pilihan menu makanan di rumah

    Bunda bisa membuat daftar makanan baru yang perlu dicoba oleh keluarga dan ajak Si Buah Hati untuk ikut memilihnya. Dengan cara seperti itu ia akan merasa penasaran hingga akhirnya mau untuk mencoba pilihan makanan bergizi lainnya. 

  3. Mencoba makanan yang tidak disukai untuk kedua kalinya

    Bunda juga bisa mendorong Si Buah Hati untuk mencoba kembali makanan yang mungkin tidak disukai mereka saat pertama kali mencobanya. Terkadang dibutuhkan rasa kedua atau resep baru untuk membuat suatu makanan menjadi lebih lezat.

  4. Melibatkan anak-anak saat membuat makanan bersama

    Cara mencukupi gizi anak 6–12 tahun selanjutnya adalah dengan melibatkan Si Buah Hati saat menyiapkan makanan untuk keluarga di rumah. Coba ajak mereka untuk belanja bersama di pasar atau supermarket. Biarkan mereka memilih sayuran atau bahan masakan yang mungkin akan disukainya. Setelah itu, libatkan mereka saat memasak di dapur dengan mencoba beberapa resep yang cocok.

Selain memberikan asupan makanan sehat, Bunda juga bisa melengkapi konsumsi harian Si Buah Hati dengan susu yang juga mengandung zat gizi yang dibutuhkan bagi tumbuh kembang anak-anak usia sekolah. Sebagai rekomendasi, Bunda bisa memberikan DANCOW GroPlus.
 

DANCOW GroPlus adalah susu pertumbuhan khusus dari Nestle yang diformulasikan untuk membantu menambah berat dan tinggi badan anak. Dilengkapi dengan formula Advanced Excelnutri+ (kombinasi protein, tinggi kalsium, vitamin D, dan DHA), susu ini bebas sukrosa (tanpa tambahan gula) dan cocok untuk anak usia 1–5 tahun atau 1–10 tahun. Selamat mencoba, Bun!

SHARE gambar icon facebook mini logo icon twitter png

Produk Terkait
profile

Toddler

DANCOW 1+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 3+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 5+
Nutritods


Artikel Terkait
Ingin Berbuka Puasa? Sebaiknya Hindari 4 Jenis Sajian Ini

Nutrisi

+

Ingin Berbuka Puasa? Sebaiknya Hindari 4 Jenis Sajian Ini

04-11-2020

Bantu Tingkatkan Kekebalan Tubuh si Kecil, Bunda Bisa Pilih 8 Asupan Ini

Nutrisi

+

Bantu Tingkatkan Kekebalan Tubuh Si Buah Hati, Bunda Bisa Pilih 8 Asupan Ini

04-11-2020

Tips Agar Si Kecil Senang Makan

Nutrisi

+

Tips Agar Si Buah Hati Senang Makan

04-11-2020


Artikel Terbaru
Tips untuk Mengenal Potensi Anak Sejak Dini

Parenting

+

Bagaimana Cara Mengenali Minat Si Buah Hati Usia 1-5 Tahun?

03-11-2020

Bunda, Lakukan Ini untuk Dukung Tumbuh Kembang Si Buah Hati

Parenting

+

4 Tips Dukung Si Buah Hati Melakukan Hal Kesukaannya

03-11-2020

Panduan dan Manfaat Main Gadget untuk Anak Cerdas

Parenting

+

Panduan dan Manfaat Main Gadget untuk Anak Cerdas

06-11-2020


Promo

Event

Kategori
Nutrisi Stimulasi Parenting
gambar piala png gambar confeti pesta png

Selamat!

Jawaban Bunda benar semua

gambar icon perempuan png

Coba lagi, Bunda...

Ada jawaban Bunda yang kurang tepat

SHARE

gambar icon facebook mini logo icon twitter png
Beli Sekarang
Beli Sekarang