Bagaimana Cara Memilih Susu yang Tepat untuk Anak Umur 8 Tahun?
11-02-2026
Memasuki usia 8 tahun (usia sekolah), anak-anak mengalami masa pertumbuhan yang sangat pesat. pertumbuhan anak di usia ini ditandai dengan tinggi dan berat badan yang bertambah setidaknya tiga kilogram tiap tahunnya. Kemampuan kognitif anak usia sekolah juga makin berkembang, mulai dari kemampuan membaca dan menulis yang meningkat, memiliki kemampuan menggambar, menyanyi, menari dan lainnya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memenuhi kebutuhan gizi anak SD, baik melalui pemberian makanan bergizi seimbang maupun susu pertumbuhan anak.
Lantas, bagaimana cara memilih susu untuk anak umur 8 tahun yang tepat untuk membantu optimalkan tumbuh kembangnya? Yuk, temukan jawabannya di sini!
Komponen Kunci Susu untuk Pertumbuhan
Melansir dari Harvard School of Public Health, susu yang baik dikonsumsi untuk anak usia sekolah adalah yang terbuat dari susu sapi. Susu sapi utuh mengandung sekitar 87% air. Sisanya, 13% mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral yang baik untuk meningkatkan kepadatan tulang. Untuk anak-anak usia sekolah, maka sebaiknya berikan susu pertumbuhan anak yang mengandung kalsium dan vitamin D untuk pembentukan tulang dan gigi yang kuat, protein berkualitas tinggi untuk membantu pertumbuhan otot, lemak sehat sebagai sumber energi, dan minim gula tambahan.
Selain vitamin D, kalsium, protein, dan lemak sehat, masih ada beberapa kandungan zat gizi lain dalam susu pertumbuhan anak, seperti:
- Riboflavin atau dikenal juga sebagai vitamin B2 yang baik untuk meningkatkan kesehatan pencernaan, otak dan sistem saraf, dan diperlukan untuk pembentukan sel darah.
- Fosfor. Produk susu adalah sumber fosfor yang baik, mineral yang memainkan peran penting dalam banyak proses biologis, seperti meningkatkan kekuatan tulang dan otot, meningkatkan energi, dan menjaga kesehatan gigi.
Baca Juga: Susu Cokelat Tinggi Nutrisi
Porsi & Frekuensi: Sesuaikan dengan Asupan Harian dan Nafsu Makan Anak
Mayo Clinic menjelaskan batas konsumsi susu pada anak usia sekolah (6-12 tahun) sebanyak dua hingga tiga gelas susu setiap harinya, tergantung pada pola makan dan aktivitas fisiknya. Dalam hal ini, susu pertumbuhan anak hanya berperan sebagai menu pelengkap, sebab anak-anak masih tetap membutuhkan asupan protein dan kalsium dari makanannya sehari-hari seperti ikan, tempe, sayuran hijau, dan buah-buahan.
Mempertimbangkan Alergi dan Varian Rasa Susu untuk Pertumbuhan
Memberikan susu pertumbuhan anak juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Pertimbangkan adanya kemungkinan alergi atau intoleransi laktosa. Melansir Mayo Clinic, intoleransi laktosa adalah kondisi yang membuat tubuh sulit mencerna gula dalam susu (laktosa) dan produk turunannya.
Gejala intoleransi laktosa biasanya muncul dalam beberapa jam setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung laktosa, seperti diare, mual kadang muntah, kram perut, kembung, dan perut bergas. Meski tidak berbahaya, namun gejalanya bisa menyebabkan rasa tidak nyaman pada anak-anak dan dapat mengganggu aktivitasnya sehari-hari.
Selain kemungkinan intoleransi laktosa, penting juga untuk memilih susu dengan varian rasa yang disukai anak-anak, seperti cokelat, vanilla, choco hazelnut, atau cookies & cream. Dengan begini, momen minum susu bisa menjadi lebih menyenangkan dan anak bisa konsisten mengonsumsinya tanpa paksaan.
Kombinasi dengan Pola Makan Bergizi Seimbang
Mengingat bahwa susu pertumbuhan anak merupakan menu pelengkap, pastikan untuk mengombinasikannya dengan makanan bergizi seimbang ya, Bunda. Menurut Pedoman Umum Gizi Seimbang, kebutuhan gizi anak SD sebaiknya berasal dari makanan bergizi yang jenisnya bervariasi. Selain itu, jumlah serta porsinya harus disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak usia sekolah. Untuk anak usia sekolah, makanan yang diberikan harus mencakup makanan pokok (sebagai sumber karbohidrat), lauk pauk (sebagai sumber protein dan lemak), serta sayur dan buah (sebagai sumber mineral dan vitamin) dan air putih dengan jumlah menyesuaikan dengan kebutuhan sesuai umur anak.
Kunci dalam memilih susu untuk anak umur 8 tahun terletak pada kandungan gizi yang disesuaikan dengan kebutuhan anak, seperti kandungan dalam susu DANCOW FortiGro.
DANCOW FortiGro adalah susu yang diformulasikan khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak usia sekolah 6—12 tahun. Ketika memasuki usia sekolah, kebutuhan gizinya berbeda dibandingkan tahapan sebelumnya. DANCOW FortiGro mengandung vitamin dan mineral yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan, serta mendukung imunitas anak. Segelas DANCOW FortiGro juga dilengkapi dengan kombinasi unik DHA dan Zat Besi yang dapat membantu proses belajar Si Buah Hati.
DANCOW FortiGro mengandung berbagai vitamin dan mineral sebagai berikut :
- Tinggi Zink, Tinggi Vitamin A, C, D yang berperan dalam mendukung daya tahan tubuh
- DHA, Tinggi Zat Besi, Omega 6, Vitamin B1, B2, B6 dan B12 yang berperan dalam membantu proses belajar
- Tinggi Kalsium dan Protein yang dapat membantu proses pertumbuhan
Selain susu bubuk, DANCOW FortiGro juga dilengkapi dengan kemasan UHT siap minum rasa Cokelat, Stroberi, Vanila, Milky Shake Choco Hazelnut, dan Cookies & Cream favorit anak-anak. Susu UHT dengan varian rasa yang lezat ini bisa dijadikan sebagai salah satu pilihan camilan sehat untuk anak baik saat di sekolah, perjalanan, maupun ketika berada di rumah.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
- Apakah perlu varian tinggi kalsium khusus?
Tidak selalu. Anak usia 8 tahun memang membutuhkan kalsium tinggi untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi yang kuat, tetapi sebagian besar susu pertumbuhan atau susu UHT anak sudah mengandung kadar kalsium yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hariannya.
- Bolehkah menambahkan madu atau cokelat?
Boleh, asal dalam jumlah wajar. Menambahkan sedikit madu atau bubuk cokelat bisa membuat rasa susu lebih disukai anak, terutama bagi yang sulit minum susu tawar. Namun, hindari penggunaan berlebihan karena dapat menambah asupan gula harian anak. Untuk madu, pastikan hanya diberikan pada anak di atas 1 tahun. Pilih bahan tambahan alami tanpa pemanis buatan agar manfaat gizi susu tetap optimal.
- Apa tanda susu tidak cocok untuk anak?
Beberapa tanda susu tidak cocok biasanya muncul dalam waktu singkat setelah dikonsumsi. Kondisi ini disebut dengan intoleransi laktosa. Beberapa gejalanya antara lain diare, mual kadang muntah, kram perut, kembung, dan perut bergas. Meski tidak berbahaya, namun gejalanya bisa menyebabkan rasa tidak nyaman pada anak-anak dan dapat mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Jika gejalanya terus berlanjut, segera periksakan ke dokter ya, Bunda!
Referensi
- How to Motivate Children: Science-Based Approaches for Parents, Caregivers, and Teachers. Retrieved 18th October, 2025. https://developingchild.harvard.edu/resources/how-to-motivate-children-science-based-approaches-for-parents-caregivers-and-teachers/
- The Nutrition Source. Retrieved 18th October, 2025. https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/milk/
- The crucial brain foods all children need. Retrieved 18th October, 2025. https://www.health.harvard.edu/blog/brain-food-children-nutrition-2018012313168
- 18 Ways to Improve Your Child’s Intelligence. Retrieved 18th October, 2025. https://mpsi.wayne.edu/in_the_news_articles/improveintelligence_metro_parent_aikins_11-16.pdf
- 5 Ways That Drinking Milk Can Improve Your Health. Retrieved 18th October, 2025. https://www.healthline.com/nutrition/milk-benefits#TOC_TITLE_HDR_6
- Nutrition for kids: Guidelines for a healthy diet. Retrieved 18th October, 2025. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/childrens-health/in-depth/nutrition-for-kids/art-20049335
- Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang. Retrieved 18th October, 2025. http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK%20No.%2041%20ttg%20Pedoman%20Gizi%20Seimbang.pdf
- Lactose Intolerance. Retrieved 18th October, 2025. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/lactose-intolerance/symptoms-causes/syc-20374232
Disclaimer
Madu penting untuk perkembangan indra perasa Si Buah Hati. Namun, sebaiknya madu tidak diberikan kepada Si Buah Hati yang berusia di bawah 12 bulan, kecuali telah diproses dengan tekanan dan suhu tinggi untuk membunuh kandungan bakteri penyebab botulisme di dalamnya.
Penggunaan madu pada setiap produk DANCOW telah diproses dan diuji agar aman dikonsumsi oleh Si Buah Hati.