Cara Merangsang ASI Keluar Saat Hamil Menjelang Persalinan
11-09-2026
Cara merangsang ASI keluar saat hamil menjelang persalinan yang umum disarankan adalah dengan memijat payudara secara lembut dan rutin, terutama pada trimester akhir, namun sebaiknya dilakukan atas anjuran serta pengawasan dokter kandungan karena stimulasi payudara dapat memicu kontraksi. Persiapan ini penting dilakukan karena bayi disarankan untuk segera disusui dalam kurun waktu satu jam pasca kelahiran, guna melindungi bayi dari risiko infeksi dan menurunkan risiko kematian bayi baru lahir.
Karena itu, penting bagi Bunda untuk dapat segeramenyusui Si Buah Hati begitu ia lahir. Simak penjelasan lengkap tentang cara memancing ASI keluar saat hamil berikut ini!
Kenali Perubahan Tubuh Menjelang Produksi ASI
Tubuh ibu hamil sudah mulai memproduksi ASI selama masa kehamilan, tepatnya sekitar awal trimester kedua. Namun ASI yang diproduksi saat hamil ini sedikit berbeda dengan setelah melahirkan.
ASI yang dihasilkan saat hamil disebut dengan kolostrum. ASI kolostrum ini merupakan cairan kental berwarna kekuningan dan memiliki kandungan nutrisi tinggi serta antibodi yang bagus untuk bayi baru lahir. ASI inilah yang akan menjadi makanan pertama Si Buah Hati setelah lahir.
Lalu apakah ada perubahan pada tubuh sebagai tanda mulai diproduksinya ASI? Beberapa perubahan yang dapat Bunda rasakan saat hamil di antaranya:
- Payudara mulai membesar dan terasa penuh dan terasa nyeri saat ditekan.
- Bagian puting dan areola (area di sekitar puting) akan berubah warna menjadi lebih gelap. Selain itu, juga menjadi lebih sensitif terhadap sentuhan.
- Meski tidak selalu, namun bisa terjadi rembesan kolostrum keluar saat hamil.
Namun, jika Bunda tidak melihat adanya perubahan pada payudara seperti yang disebutkan di atas, jangan khawatir karena hal itu juga normal dan tubuh akan tetap memproduksi ASI sebagai persiapan menyusui.
Faktor yang Memengaruhi Produksi ASI
Produksi ASI selama masa kehamilan penting sebagai persiapan menjelang melahirkan dan menyusui. Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi produksi ASI saat hamil, di antaranya:
1. Hormon
Faktor utama yang memengaruhi produksi ASI saat hamil adalah hormon. Ada sejumlah hormon yang memegang peran, yaitu hormon prolaktin yang bertanggung jawab dalam produksi ASI, hormon estrogen dan progesteron yang merangsang perkembangan kelenjar payudara sebagai langkah persiapan tubuh memproduksi ASI, serta hormon oksitosin yang memicu pengeluaran ASI melalui kontraksi otot di sekitar kantung kelenjar susu.
2. Usia kehamilan
Tubuh ibu hamil akan memulai proses memproduksi ASI berupa kolostrum saat usia kehamilan telah memasuki trimester kedua atau sekitar 14-16 minggu.
3. Kondisi fisik ibu hamil
Indeks massa tubuh ibu hamil yang terlalu rendah atau tinggi dapat mengganggu produksi ASI.
4. Asupan gizi ibu hamil
Memproduksi ASI membutuhkan kalori dalam tubuh. Karenanya, kebutuhan gizi ibu hamil harus terpenuhi agar dapat membantu produksi ASI selama masa kehamilan. Nutrisi yang cukup juga membantu keseimbangan hormon yang dibutuhkan saat proses laktasi.
Baca Juga: Pilihan Camilan untuk Ibu Menyusui
Cara Alami Memancing ASI Keluar saat Hamil
Tubuh ibu hamil normalnya akan mulai memproduksi ASI kolostrum sejak trimester kedua. Namun produksi ASI pertama tersebut masih terbatas dan pengeluarannya masih tertahan oleh hormon estrogen dan progesteron. Berikut adalah cara memancing ASI keluar saat hamil:
1. Memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil
Asupan gizi seimbang dan memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil dapat membantu tubuh mempersiapkan produksi ASI yang cukup untuk Si Buah Hati setelah lahir.
2. Memijat payudara dengan lembut
Memberi pijat laktasi saat hamil dapat membantu merangsang produksi ASI. Namun perlu dicatat bahwa tindakan yang merangsang area puting dapat melepaskan hormon yang dapat memicu kontraksi rahim yang menyebabkan persalinan prematur. Karenanya, pastikan usia kandungan Bunda sudah memasuki cukup bulan sebelum melakukan rangsangan pada payudara dan lakukan sesuai anjuran dokter.
3. Aktivitas olahraga ringan
Berolahraga ringan atau sekadar menggerakkan tubuh pada ibu hamil dapat membantu melancarkan peredaran darah yang bagus untuk persiapan produksi ASI. Cukup dengan berjalan-jalan ringan atau lakukan senam ibu hamil.
Tips Siap Menyusui setelah Melahirkan
Melakukan persiapan menyusui sebelum proses persalinan bisa membantu Bunda lebih tenang menyambut Si Buah Hati. Lakukan beberapa tips meningkatkan kesiapan menyusui setelah melahirkan berikut:
- Mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang menyusui. Bisa melalui buku, konsultasi dokter, atau bertanya pengalaman orang lain.
- Mempersiapkan menyusui pertama setelah melahirkan, bisa dengan merencanakan skin-to-skin segera setelah persalinan.
- Mengendalikan stres menjelang melahirkan.
Demikian penjelasan seputar cara memancing ASI keluar saat hamil dan persiapan menyusui pasca melahirkan. Semoga informasi dalam artikel berikut dapat membantu Bunda lebih tenang dan siap menghadapi proses persalinan, ya! Setelah Si Buah Hati lahir dan bertumbuh, Bunda pantau tinggi serta berat badannya secara rutin melalui Grafik Pertumbuhan. Yuk, cek pertumbuhan Si Buah Hati dengan mudah di sini!
Pertanyaan Seputar Cara Memancing ASI Keluar saat Hamil
1. Bolehkah memerah ASI sebelum melahirkan?
Memerah ASI sebelum melahirkan tidak disarankan karena dapat mendorong tubuh melepaskan hormon oksitosin yang bisa memicu kontraksi rahim dan menyebabkan persalinan sebelum waktunya atau prematur. Namun jika dokter memperbolehkan, misal menjelang operasi caesar, memerah ASI bisa dilakukan untuk mengumpulkan kolostrum sebelum persalinan. Intinya, selalu konsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk memerah ASI selama masa kehamilan.
2. Bagaimana cara mempersiapkan payudara untuk menyusui?
Mempersiapkan payudara ibu sebelum menyusui bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan area puting (areola). Bisa dengan menggunakan air hangat. Jika area puting tampak kering, lembapkan dengan pelembap alami seperti minyak zaitun. Ibu juga bisa mulai menyediakan bra khusus menyusui agar lebih mudah menyusui bayi kapan pun.
Referensi:
1. Infant and young child feeding - WHO. Retrieved 24th July 2026, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding
2. Making breast milk: When and how you start producing it - Baby Center. Retrieved 24th July 2026, from https://www.babycenter.com/baby/breastfeeding/making-breast-milk-how-your-body-produces-natures-perfect-ba_8785
3. Lactation - Cleveland Clinic. Retrieved 24th July 2026, from https://my.clevelandclinic.org/health/body/22201-lactation
4. Jin, X., Lai, C. T., Perrella, S. L., McEachran, J. L., Gridneva, Z., & Geddes, D. T. (2024). Maternal Breast Growth and Body Mass Index Are Associated with Low Milk Production in Women. Nutrients, 16(17), 2854. https://doi.org/10.3390/nu16172854
5. Maternal Diet and Breastfeeding - CDC. Retrieved 24th July 2026, from https://www.cdc.gov/breastfeeding-special-circumstances/hcp/diet-micronutrients/maternal-diet.html
6. The Right Way to Perform Lactation Massage to Increase Milk Production - Siloam Hospitals. Retrieved 24th July 2026, from https://www.siloamhospitals.com/en/informasi-siloam/artikel/lactation-massage-methods
7. Brisken, C., & Ataca, D. (2022). Hormonal regulation of mammary gland development and lactation. Nature Reviews Endocrinology, 18, 722–738. https://doi.org/10.1038/s41574-022-00742-y
8. World Health Organization. (2022). Breastfeeding: Ensuring a good start—Facilitator notes. World Health Organization.