Hak dan Kewajiban Anak di Sekolah yang Harus Bunda Ajarkan
06-02-2026
Setiap anak punya hak dan kewajiban di sekolah yang perlu mereka pahami sejak dini. Hak untuk belajar dengan aman, dihargai pendapatnya, dan mendapat fasilitas yang layak harus berjalan seimbang dengan kewajiban untuk disiplin, menghormati guru, dan menjaga lingkungan sekolah.
Nah, peran Bunda sangat penting dalam menanamkan pemahaman ini di rumah agar Si Buah Hati tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan berkarakter baik. Dengan mengenalkan konsep hak dan kewajiban anak di sekolah, Bunda membantu anak belajar menghargai diri sendiri sekaligus orang lain di sekitarnya.
5 Hak Anak di Sekolah
Menurut UNICEF, setiap anak memiliki hak yang harus dijaga dan dihormati oleh lingkungan sekolah. Beberapa hak anak di sekolah yang penting untuk Bunda ajarkan antara lain:
- Hak untuk Belajar dengan Aman
Si Buah Hati berhak mendapatkan lingkungan belajar yang aman dari kekerasan fisik maupun verbal. Sekolah harus jadi tempat nyaman untuk belajar, tanpa rasa takut atau tertekan.
- Hak untuk Bebas dari Perundungan (Bullying)
Anak berhak dilindungi dari segala bentuk perundungan, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Bunda bisa mengajarkan anak untuk berani melapor kepada guru bila merasa terganggu, tanpa takut disalahkan.
- Hak atas Fasilitas Pendidikan yang Layak
Setiap anak berhak menggunakan fasilitas sekolah seperti ruang kelas, perpustakaan, dan toilet dengan nyaman dan aman. Anak juga perlu diajarkan untuk menjaga fasilitas tersebut agar tetap bisa digunakan bersama.
- Hak untuk Dihargai Pendapatnya
Dalam diskusi kelas atau kegiatan kelompok, anak berhak menyampaikan pendapat tanpa dihakimi. Ini akan menumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan berpikir kritis.
- Hak untuk Berkembang Sesuai Potensi
Anak berhak mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakatnya, baik di bidang akademik, seni, maupun olahraga.
Baca Juga: Kreasi Bekal Anak Sekolah yang Sehat
5 Kewajiban Anak di Sekolah
Selain memiliki hak, anak juga punya kewajiban yang harus dijalankan sebagai bentuk tanggung jawabnya. Berikut beberapa di antaranya:
- Disiplin Waktu dan Perilaku
Anak wajib datang tepat waktu, mengikuti pelajaran dengan tertib, dan menaati peraturan sekolah. Sikap disiplin akan membentuk tanggung jawab dan kemandirian.
- Menghormati Guru dan Teman
Ajarkan anak untuk berbicara sopan, mendengarkan saat orang lain berbicara, dan tidak meremehkan teman. Sikap saling menghormati menciptakan suasana belajar yang positif.
- Menjaga Kebersihan dan Fasilitas Sekolah
Anak perlu tahu bahwa menjaga fasilitas bukan hanya tugas petugas kebersihan. Mulai dari membuang sampah pada tempatnya, tidak mencoret dinding, hingga merawat alat peraga kelas adalah bagian dari tanggung jawab anak sekolah.
- Mengikuti Pelajaran dengan Aktif
Anak wajib berpartisipasi dalam kegiatan belajar, mengerjakan tugas, dan berani bertanya bila belum paham. Ini akan menumbuhkan semangat belajar dan rasa ingin tahu.
- Menolong Teman dan Bersikap Jujur
Anak harus belajar menolong tanpa pamrih dan tidak mencontek. Sikap ini menanamkan nilai kejujuran yang penting dalam pendidikan karakter anak.
5 Cara Mengajarkan Hak dan Kewajiban Anak di Sekolah di Rumah
Agar di sekolah Si Buah Hati paham, begini cara mengajarkan hak dan kewajiban anak di sekolah:
- Gunakan Cerita Sehari-hari
Misalnya, saat Si Buah Hati bercerita tentang teman yang suka usil di kelas, Bunda bisa menjelaskan tentang hak anak untuk belajar dengan tenang dan kewajiban untuk menghormati teman.
- Buat Daftar Hak dan Kewajiban di Rumah
Tempel di dinding kamar atau meja belajar. Misalnya: “Hak: Waktu bermain sore hari” dan “Kewajiban: Menyelesaikan PR sebelum bermain.”
- Latih Anak Mengungkapkan Pendapat dengan Sopan
Saat makan malam, beri ruang bagi Si Buah Hati untuk menyampaikan pendapatnya. Ini melatih cara menyuarakan haknya dengan hormat dan tenang.
- Jadilah Contoh Nyata
Anak belajar dari perilaku orang tua. Tunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan empati di rumah agar anak meniru hal baik tersebut.
- Diskusikan Nilai-Nilai Sekolah di Rumah
Tanyakan apa yang dia pelajari hari ini, baik pelajaran akademik maupun nilai moral. Bunda bisa membantu memperkuat pemahamannya dengan contoh di kehidupan nyata.
Perlu dipahami bahwa mengajarkan hak dan kewajiban anak akan berjalan baik bila anak dalam kondisi sehat dan fokus. Salah satu caranya dengan memenuhi nutrisinya melalui DANCOW FortiGro Instant.
DANCOW FortiGro adalah susu yang diformulasikan khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak usia sekolah 6—12 tahun. Ketika memasuki usia sekolah, kebutuhan gizinya berbeda dibandingkan tahapan sebelumnya.
DANCOW FortiGro mengandung vitamin dan mineral yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan, serta mendukung imunitas anak. Segelas DANCOW FortiGro juga dilengkapi dengan kombinasi unik DHA dan Zat Besi yang dapat membantu proses belajar Si Buah Hati.
DANCOW FortiGro mengandung berbagai vitamin dan mineral sebagai berikut :
- Tinggi Zink, Tinggi Vitamin A, C, D yang berperan dalam mendukung daya tahan tubuh
- DHA, Tinggi Zat Besi, Omega 6, Vitamin B1, B2, B6 dan B12 yang berperan dalam membantu proses belajar
- Tinggi Kalsium dan Protein yang dapat membantu proses pertumbuhan
Selain itu juga, DANCOW FortiGro dilengkapi dengan kemasan UHT siap minum dengan pilihan rasa Cokelat, Stroberi, dan Vanilla yang disukai Si Buah Hati. DANCOW UHT praktis dikonsumsi anak sebagai bekal sekolah, di sela-sela aktivitasnya di sekolah maupun di rumah, atau pun dalam perjalanan.
Mengajarkan hak dan kewajiban anak di sekolah bukan hanya soal aturan, tetapi juga membentuk karakter yang kuat sejak dini. Dengan dukungan Bunda melalui contoh nyata, diskusi, dan pemenuhan nutrisi yang tepat, Si Buah Hati akan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, menghargai orang lain, dan percaya diri.
Lengkapi proses belajarnya dengan asupan bergizi seperti DANCOW FortiGro Instant agar anak siap menghadapi setiap tantangan di sekolah. Selamat mencoba!
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
- Bagaimana mengajarkan anak menyuarakan haknya secara sopan?
Bunda bisa mulai dari latihan komunikasi di rumah. Ajarkan anak menggunakan kalimat “Bunda merasa…” atau “Menurut Bunda…” agar pendapat disampaikan dengan sopan tanpa menyinggung orang lain.
- Kapan orang tua sebaiknya turun tangan dalam masalah di sekolah?
Jika anak mengalami kekerasan, perundungan, atau ketidakadilan yang memengaruhi kenyamanan belajarnya, orang tua perlu segera berkomunikasi dengan guru atau pihak sekolah untuk mencari solusi bersama.
- Bagaimana membuat “aturan keluarga” yang efektif?
Libatkan anak dalam menyusun aturan agar ia merasa memiliki tanggung jawab untuk mematuhinya. Pastikan aturan sederhana, konsisten, dan dijalankan seluruh anggota keluarga.
Referensi:
- Educating your child at home. (2011, December 15). GOV.UK. Diakses 10 Oktober 2025 dari https://www.gov.uk/home-education
- UNICEF, for every child. Diakses 10 Oktober 2025 dari https://www.unicef.org/child-rights-convention/convention-text-childrens-version