Berapa Berat dan Tinggi Ideal Anak Usia 6–9 Tahun? Simak Penjelasannya!
26-02-2026
Orang tua sering penasaran, berapa sih berat dan tinggi badan ideal anak usia 6-9 tahun? Usia sekolah dasar memang jadi fase penting, karena anak mulai lebih aktif, belajar banyak hal baru, dan tubuhnya bertumbuh cukup cepat.
Apalagi di usia tersebut, anak sudah mulai memasuki fase pra-pubertas. Sebagian anak justru sudah memasuki pubertas, mengingat tren pubertas dalam beberapa dekade terakhir bergeser semakin maju.
Rentang Berat dan Tinggi Ideal Anak Usia 6–9 Tahun Menurut Panduan WHO
Bunda, setiap anak punya kecepatan tumbuh yang berbeda. Namun, WHO memiliki kurva pertumbuhan yang digunakan tenaga kesehatan di seluruh dunia sebagai acuan.
Berikut gambaran berat dan tinggi ideal anak laki-laki usia 6–9 tahun berdasarkan rerata WHO:
| Usia | Berat Badan | Tinggi Badan |
|---|---|---|
| 6 tahun | 16-25 kg | 109-124 cm |
| 7 tahun | 18-30 kg | 114-130 cm |
| 8 tahun | 20-35 kg | 119-134 cm |
| 9 tahun | 22-40 kg | 124-139 cm |
Sementara tabel di bawah ini merupakan gambaran berat dan tinggi badan ideal untuk anak perempuan usia 6-9 tahun menurut WHO:
| Usia | Berat Badan | Tinggi Badan |
|---|---|---|
| 6 tahun | 16-24 kg | 108-123 cm |
| 7 tahun | 18-29 kg | 113-129 cm |
| 8 tahun | 20-34 kg | 118-134 cm |
| 9 tahun | 22-40 kg | 123-139 cm |
Angka ini adalah perkiraan populasi dan bukan patokan kaku. Jika anak berada sedikit di bawah atau di atas rentang, tapi kurva pertumbuhannya naik stabil, biasanya tidak menjadi masalah.
Selain itu berat badan ideal juga bisa dilihat melalui kalkulator IMT (Indeks Massa Tubuh) anak dan remaja berdasarkan WHO.
Baca Juga: Kapan Memberikan Susu Penambah Berat Badan?
Pengaruh Aktivitas Fisik dan Nutrisi pada Usia Sekolah Dasar
Dokter dari Brawijaya Hospital Antasari, dr. Attila Dewanti, Sp.A (K), menyebut nutrisi dan aktivitas fisik tetap sangat penting bagi anak usia 6-9 tahun.
“Usia sekolah dasar itu kegiatannya lebih banyak dibanding saat prasekolah. Mereka butuh nutrisi adekuat untuk mendukung pertumbuhan. Aktivitas fisik tetap diperlukan setiap hari untuk menjaga kebugaran,” jelasnya.
Ketika anak aktif berlari, melompat, bersepeda, atau sekadar menikmati waktu di luar ruangan, mereka sedang melakukan aktivitas fisik yang banyak manfaatnya, seperti:
- menguatkan tulang dan otot,
- meningkatkan kesehatan jantung,
- menjaga berat badan tetap sehat,
- meningkatkan konsentrasi dan daya ingat,
- serta memperbaiki suasana hati.
Selain itu, bermain dan berolahraga bersama teman juga mengasah kerja sama, kemampuan memecahkan masalah, serta keterampilan sosial.
Sementara itu, untuk memenuhi kecukupan nutrisinya, pastikan anak selalu makan makanan bergizi seimbang dari sumber yang bervariasi seperti telur, ikan, ayam, daging, susu dan produk olahannya, sayur, buah, biji-bijian dan olahannya, termasuk tempe dan tahu.
Susu juga bisa menjadi pelengkap yang membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak. Salah satu opsi yang dapat Bunda pertimbangkan adalah DANCOW GroPlus, susu tinggi kalsium yang terdiri dari kandungan Protein, dan Vitamin D yang dapat membantu menambah berat dan tinggi badan anak yang dapat dikonsumsi oleh anak usia di atas usia 1 tahun.
DANCOW GroPlus juga adalah diperkaya DHA, zat besi, tinggi kalsium & vitamin D, sumber protein serta 0 gr sukrosa untuk bantu tambah tinggi dan berat badan anak.
Dengan kombinasi nutrisi seimbang, aktivitas fisik rutin, dan pemantauan pertumbuhan yang tepat, Bunda dapat membantu memastikan Si Buah Hati tumbuh sehat dan tetap berenergi menjalani hari-harinya.
Cara Menjaga Anak Tetap Aktif di Tengah Kesibukan Sekolah
Dengan jadwal sekolah yang padat, tugas, dan les tambahan, Bunda mungkin bingung bagaimana memastikan anak tetap bergerak setiap hari. Beberapa cara yang bisa dicoba:
- Ajak anak berjalan kaki atau bersepeda ke area sekitar rumah.
- Sediakan waktu bermain bebas minimal 60 menit per hari.
- Batasi waktu layar atau screen time. Menurut pedoman Asosiasi Masyarakat Medis Ilmiah Jerman (AWMF), anak usia 6-9 tahun dianjurkan screen time untuk hiburan maksimal 30-45 menit per hari.
- Ikutkan anak ke olahraga yang ia suka—renang, futsal, taekwondo, atau sekadar bermain di lapangan.
- Bunda bisa ikut beraktivitas bersama anak untuk memberi contoh.
Daftar jadi member DANCOW Parenting Reward sekarang untuk dapatkan akses gratis artikel nutrisi & parenting, fitur pendukung tumbuh kembang anak. Dengan jadi member, Bunda juga berkesempatan dapat hadiah menarik dari setiap pembelian produk DANCOW!
Referensi:
- Kurva Pertumbuhan WHO
https://www.idai.or.id/professional-resources/kurva-pertumbuhan/kurva-pertumbuhan-who - Diet and exercise for kids: Tips for acting boldly to create change
https://www.apa.org/topics/children/healthy-eating