Kami percaya bahwa ASI (Air Susu Ibu) adalah makanan terbaik untuk bayi dan kami sepenuhnya mendukung rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia genap enam bulan. Nutrisi maternal yang sehat merupakan kunci untuk memulai dan melanjutkan pemberian ASI.

Tutup

Akudankau | Homepage

  • Toddler 1-3
  • Prasekolah 3-5
  • Usia Sekolah 6+
Home

Dapatkan kesempatan peroleh voucher DANCOW dengan melengkapi data Bunda

Dapatkan kesempatan peroleh voucher Dancow
dengan melengkapi
data bunda

Tanggal Lahir Anak Pertama*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
+ Tambah Anak

Tanggal Lahir Anak Kedua*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak
+ Tambah Anak
Hapus Informasi Anak

Tanggal Lahir Anak Ketiga*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

1+

1-3thn

3+

3-5thn

5+

5-6thn

6+

6-12thn

Home Artikel Ini Manfaat Kegiatan Mengajari Anak Problem Solving

Parenting

Ini Manfaat Kegiatan Mengajari Anak Problem Solving

17-03-2026

Ini Manfaat Kegiatan Mengajari Anak Problem Solving

Saat melihat Si Buah Hati menemui kesulitan, sebagai orang tua Bunda pasti akan langsung turun tangan membantu. Padahal, momen kesulitan itu sebenarnya bisa menjadi kesempatan bagi Si Buah Hati untuk mengasah kemampuan problem solving.

Bunda, setiap anak akan tumbuh menjadi dewasa. Meskipun saat ini Bunda selalu ada untuknya, akan tiba waktu Si Buah Hati harus mandiri. Karenanya, penting bagi Bunda memulai kegiatan mengajari anak problem solving sedini mungkin.

 

Kemampuan Problem Solving Jadi Bekal Jangka Panjang

. adalah langkah mendefinisikan masalah, mencari penyebabnya permasalahan, mengidentifikasi dan menerapkan solusi, serta mempertahankannya

Kemampuan problem solving tidak hanya berguna saat di sekolah, melainkan juga dalam kehidupan sehari-hari dan akan menjadi bekal jangka panjang sampai Si Buah Hati dewasa. .sekolah, anak dengan kemampuan problem solving yang kuat akan lebih mudah memahami materi pelajaran sehingga dapat meningkatkan prestasi akademiknya

. problem solving yang terus diasah juga akan mengembangkan kemampuan kognitif Si Buah Hati yang bakal membantunya menghadapi permasalahan di masa depannya

Bunda tidak perlu khawatir merasa terlalu cepat memulai kegiatan mengajari anak problem solving karena Si Buah Hati sudah memulainya sejak lahir, meskipun baru sebatas aktivitas motorik dan pengalaman pancaindera.

Saat Si Buah Hati memasuki bangku sekolah, kemampuannya memecahkan masalah akan semakin besar. Bunda bisa mulai mendorong kemampuan problem solving Si Buah Hati lewat persoalan sederhana atau latihan kemandirian.

Baca Juga: Kuis Cerdas Cermat untuk Anak SD

Manfaat Anak Punya Kemampuan Problem Solving

Ketika Si Buah Hati menghadapi kesulitan, misal saat bermain atau mengerjakan tugas sekolah, usahakan Bunda tidak terlalu banyak turun tangan. Beri kesempatan Si Buah Hati mengasah kemampuannya dalam problem solving. Karena memiliki kemampuan problem solving yang kuat akan memberi manfaat untuk Si Buah Hati, di antaranya:

Meningkatkan rasa percaya diri

Saat berhasil menyelesaikan masalah tanpa banyak dibantu Bunda atau orang lain, Si Buah Hati akan merasa lebih yakin dengan kemampuan diri sendiri bahwa dia bisa. Rasa percaya diri akan semakin kuat seiring anak terbiasa menyelesaikan kesulitannya sendiri.

Menanamkan kemandirian

Jika Si Buah Hati memiliki kemampuan problem solving yang kuat, maka tidak akan selalu bergantung pada bantuan orang lain saat menghadapi kesulitan. Anak menjadi lebih mandiri.

Melatih cara berpikir kreatif

Sebuah permasalahan terkadang memiliki lebih dari satu solusi. Proses problem solving dapat melatih Si Buah Hati berpikir kreatif menemukan cara menyelesaikan suatu masalah.

Membentuk ketangguhan

Saat mencoba mengatasi kesulitan, anak mungkin mengalami kegagalan. Proses ini akan mengasah mental Si Buah Hati dan membentuk dirinya menjadi lebih tangguh serta tidak mudah menyerah.

Mengajarkan kerja sama

Tak jarang kesulitan yang ditemui Si Buah Hati melibatkan orang lain, seperti teman sepermainannya. Dalam proses problem solving anak dapat belajar berkomunikasi, bernegosiasi, dan bekerja sama dengan teman atau orang lain.

Contoh Kegiatan Mengajari Anak Problem Solving

Bunda bisa mendorong Si Buah Hati untuk mengasah keterampilan problem solving di rumah. Tidak harus melalui kegiatan yang serius, bisa juga dengan permainan atau aktivitas sehari-hari, seperti berikut ini:

Permainan strategi

Banyak permainan yang mengharuskan Si Buah Hati menyusun strategi atau memikirkan terlebih dahulu langkah selanjutnya, seperti catur, monopoli, atau permainan kartu modern (card game). Cara ini melatih logika berpikir anak dan mengasah problem solving.

Permainan susun balok

Membangun menara dari balok atau menyusun lego bisa menjadi aktivitas problem solving anak yang menyenangkan untuk Si Buah Hati. Bebaskan anak berkreasi sesuai imajinasinya.

Mencari harta karun

Bermain menemukan harta karun yang sudah Bunda sembunyikan dan berikan petunjuk kepada Si Buah Hati untuk dipecahkan. Cara ini melatih kemampuan deduksi dan pemahamannya   1 2

Beri pertanyaan terbuka

Memberi pertanyaan terbuka seperti, "Bagaimana kalau semua binatang bisa berbicara seperti manusia?" kepada Si Buah Hati dan coba perhatikan jawabannya. Ini bisa melatih anak untuk kreatif sekaligus berpikir kritis.

Melakukan pekerjaan rumah

Aktivitas sehari-hari seperti merapikan tempat tidur, menyiram tanaman, merapikan mainan, bisa menjadi kegiatan yang melatih anak menyelesaikan masalah. Melibatkan anak dalam pekerjaan sehari-hari di rumah juga bisa membuat Si Buah Hati merasa lebih berperan dan dihargai.

Mengajari anak problem solving juga tidak harus praktik langsung, Bunda bisa mengajak Si Buah Hati menonton konten permainan dan pendidikan, seperti DANCOW Indonesia Cerdas sebagai contoh problem solving untuk anak.

DANCOW Indonesia Cerdas merupakan kompetisi edukatif untuk anak sekolah dasar se-Indonesia yang bertujuan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Dalam kompetisi ini ada beragam permainan interaktif berbasis kurikulum nasional yang tak hanya mengajarkan anak materi pelajaran namun juga mengasah kemampuan pemecahan masalah.

Tak lupa Bunda juga bisa mendukung proses belajar Si Buah Hati dengan memenuhi kebutuhan gizi hariannya. Berikan asupan makanan bergizi seimbang setiap hari dan tambahkan susu DANCOW FortiGro Instant untuk Si Buah Hati usia sekolah 6-12 tahun.

DANCOW FortiGro adalah susu yang diformulasikan khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak usia sekolah 6—12 tahun. Ketika memasuki usia sekolah, kebutuhan gizinya berbeda dibandingkan tahapan sebelumnya. DANCOW FortiGro mengandung vitamin dan mineral yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan, serta mendukung imunitas anak. Segelas DANCOW FortiGro juga dilengkapi dengan kombinasi unik DHA dan Zat Besi yang dapat membantu proses belajar Si Buah Hati.

DANCOW FortiGro mengandung berbagai vitamin dan mineral sebagai berikut : 

  • Tinggi Zink, Tinggi Vitamin A, C, D yang berperan dalam mendukung daya tahan tubuh
  • DHA, Tinggi Zat Besi, Omega 6, Vitamin B1, B2, B6 dan B12 yang berperan dalam membantu proses belajar
  • Tinggi Kalsium dan Protein yang dapat membantu proses pertumbuhan

Selain itu juga, DANCOW FortiGro dilengkapi dengan kemasan UHT siap minum dengan pilihan rasa Cokelat, Stroberi, dan Vanilla yang disukai Si Buah Hati. DANCOW UHT praktis dikonsumsi anak sebagai bekal sekolah, di sela-sela aktivitasnya di sekolah maupun di rumah, atau pun dalam perjalanan.

Selalu dukung tumbuh kembang Si Buah Hati ya, Bunda. Mulai ajarkan kegiatan mengajari anak problem solving untuk bantu membentuk fondasi mental agar anak lebih mandiri.

 

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

1.    Kegiatan apa yang bisa melatih kemampuan problem solving anak?

Kegiatan yang bisa melatih problem solving anak misalnya adalah bermain peran (role-play) menghadapi situasi sulit seperti mencari harta karun atau menyelesaikan permainan konstruksi seperti balok dan Lego. Jenis-jenis permainan tersebut sangat efektif melatih anak mencari solusi kreatif. Selain itu, melibatkan anak dalam tugas rumah tangga sederhana yang membutuhkan keputusan, seperti membagi porsi makanan atau menyusun barang, dapat mengasah kemampuan analisis Si Buah Hati secara praktis.

2.    Bagaimana mengajarkan anak menyelesaikan masalah secara mandiri?

Bunda bisa mengajarkan anak mengidentifikasi masalahnya terlebih dahulu, lalu berikan ruang bagi Si Buah Hati untuk memikirkan beberapa pilihan solusi sebelum menawarkan bantuan. Alih-alih langsung memberikan jawaban atas masalah yang dihadapi anak, Bunda bisa menggunakan pertanyaan terbuka seperti “Bagaimana menurutmu cara memperbaikinya?" guna melatih kemampuan analisis dan kepercayaan diri mereka dalam mengambil keputusan.

3.    Kapan anak mulai bisa dilatih problem solving sederhana?

Anak bisa dilatih problem solving sederhana sejak usia balita (sekitar 2 sampai 3 tahun) melalui aktivitas eksplorasi sensorik dan permainan fisik. Pada usia ini, Si Buah Hati dapat diajak mencari solusi praktis, seperti menemukan potongan puzzle yang hilang atau mencari cara mengambil mainan yang tersangkut.

 

Referensi:

  1. Problem Solving - ASQ. Retrieved on February 9th 2026 from https://asq.org/quality-resources/problem-solving?srsltid=AfmBOoqUpTZjMKpvFkyqa2-TexqF4ndBpPKLN8EgIILdUL0CrGJr3LKm
     
  2. Why Problem-Solving Skills Are Crucial for Children - Five Kids Nursery. Retrieved on February 9th 2026 from https://5kidsnursery.com/why-kids-need-strong-problem-solving-skills/
     
  3. When Should Kids Start Learning Problem-Solving Skills? - Jet Learn. Retrieved on February 9th 2026 from https://www.jetlearn.com/blog/when-should-kids-start-learning-problem-solving-skills
     
  4. Children Problem Solving Skills: A Parent-Educator’s Guide - Shichida Australia. Retrieved on February 9th 2026 from https://www.shichida.com.au/blog/problem-solving-for-kids-guide/ 
     

SHARE gambar icon facebook mini logo icon twitter png

Produk Terkait
profile

Toddler

DANCOW 1+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 3+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 5+
Nutritods


Artikel Terkait
Tips Mudah Ajarkan Si Kecil Membereskan Mainan

Parenting

+

Tips Mudah Ajarkan Si Buah Hati Membereskan Mainan

04-11-2020

Tips Si Kecil Tenang Berpisah dengan Bunda

Parenting

+

6 Tips Si Buah Hati Tenang Berpisah dengan Bunda

04-11-2020

3 Aktifitas Ngabuburit Seru Bersama Buah Hati

Parenting

+

3 Aktivitas Ngabuburit Seru Bersama Buah Hati

29-10-2020


Artikel Terbaru
Tips Mudah Ajarkan Si Kecil Membereskan Mainan

Parenting

+

Tips Mudah Ajarkan Si Buah Hati Membereskan Mainan

04-11-2020

Tips Si Kecil Tenang Berpisah dengan Bunda

Parenting

+

6 Tips Si Buah Hati Tenang Berpisah dengan Bunda

04-11-2020

3 Aktifitas Ngabuburit Seru Bersama Buah Hati

Parenting

+

3 Aktivitas Ngabuburit Seru Bersama Buah Hati

29-10-2020


Promo

Event

Kategori
Nutrisi Stimulasi Parenting
gambar piala png gambar confeti pesta png

Selamat!

Jawaban Bunda benar semua

gambar icon perempuan png

Coba lagi, Bunda...

Ada jawaban Bunda yang kurang tepat

SHARE

gambar icon facebook mini logo icon twitter png
Beli Sekarang
Beli Sekarang