Komposisi Susu UHT dan Manfaatnya untuk Pertumbuhan Si Buah Hati
04-02-2026
Ditulis oleh: Tim Penulis
Ditinjau oleh: dr. Aulia Afriani Mustami, MD
Dalam pemenuhan gizi anak usia sekolah, susu menjadi salah satu sumber nutrisi penting selain makanan utama untuk membantu tumbuh kembang agar berjalan lebih optimal. Salah satu jenis susu yang banyak dipilih adalah susu UHT.
Selain praktis dan dapat diminum kapan saja, komposisi susu UHT tetap terjaga dan aman dikonsumsi meski dibuat dengan proses pemanasan menggunakan suhu tinggi. Tak heran kalau banyak orang tua memilih susu UHT sebagai salah satu menu bekal sekolah bagi Si Buah Hati. Apakah Bunda salah satunya
Kandungan Makronutrien Sebagai Sumber Energi dan Pembentuk Tubuh
Pada dasarnya susu UHT terbuat dari susu sapi segar yang diproses melalui pemanasan menggunakan suhu tinggi untuk menghilangkan bakteri di dalamnya, namun tidak menghilangkan kandungan gizi di dalamnya. Oleh karena itu, susu UHT tetap mengandung tiga makronutrien utama, yaitu protein, karbohidrat, dan lemak1.
Protein berperan penting dalam membentuk jaringan tubuh, otot, dan mendukung proses tumbuh kembang. Sementara karbohidrat yang berbentuk laktosa (gula alami yang terdapat dalam susu) menjadi sumber energi utama bagi anak-anak agar dapat beraktivitas sepanjang hari2. Sama halnya dengan karbohidrat, lemak juga berperan dalam memberikan energi tambahan yang dibutuhkan anak saat belajar dan bermain, serta membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E, K). Kombinasi ketiga kandungan gizi susu inilah yang menjadikan susu UHT sebagai pilihan praktis dalam membantu mencukupi kebutuhan energi harian Si Buah Hati.
Baca Juga: Manfaat Susu UHT Siap Minum
Kandungan Mikronutrien: Mendukung Pertumbuhan Tulang, Daya Tahan, dan Konsentrasi
Susu UHT juga mengandung zat gizi mikro, seperti kalsium dan fosfor yang berperan dalam pembentukan tulang dan gigi, vitamin D untuk membantu penyerapan kalsium agar tulang tumbuh optimal, serta vitamin B kompleks yang berfungsi untuk meningkatkan metabolism energi serta menjaga kesehatan fungsi saraf.
Namun perlu diingat bahwa perbandingan susu formula bubuk dan susu UHT terletak pada beberapa nutrisi sensitif panas seperti DHA3. Dalam susu UHT umumnya tidak difortifikasi dengan kandungan DHA karena proses pemanasan dapat mengganggu kestabilannya. Meski begitu, susu UHT aman dikonsumsi dan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak usia sekolah.
Varian Produk Susu UHT
Pada umumnya, varian susu UHT disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak, seperti susu DANCOW FortiGro UHT. DANCOW UHT adalah minuman mengandung susu yang dapat dijadikan pilihan Bunda untuk bantu lengkapi asupan gizi Si Buah Hati. Satu kotak DANCOW UHT mengandung sumber Vitamin D, B1, B3, B6, dan Biotin. Tersedia dalam rasa Cokelat, Stroberi, dan Vanila yang disukai oleh Si Buah Hati.
Kebaikan susu DANCOW UHT sangat praktis untuk dikonsumsi kapan saja dan di mana saja, termasuk untuk bekal sekolah Si Buah Hati agar ia siap belajar. DANCOW UHT kini menggunakan sedotan kertas agar lebih ramah lingkungan.
Tips Memberikan Susu UHT
Kebutuhan kalori anak usia 1-2 tahun didapatkan dari 70% makanan padat yaitu makanan utama dan camilan, dan 30% dari makanan cair, seperti susu dan air mineral. Pada anak usia 1-3 tahun pemberian susu UHT dibatasi hanya 1-2 gelas saja, sedangkan untuk anak usia sekolah (6-12 tahun) sebanyak 2-3 gelas setiap harinya. Hal ini karena semakin bertambahnya usia, maka semakin besar pula kalori yang mereka butuhkan agar tetap aktif dan terpenuhi kebutuhan gizinya untuk menunjang proses belajarnya.
Susu UHT memang mengandung zat gizi yang baik untuk anak-anak, namun pastikan untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan gizi, usia, dan selera Si Buah Hati ya, Bunda. Selain itu, penting juga untuk selalu membaca label gizi dengan cermat. Perhatikan komposisi susu UHT, porsi saji, jumlah gula tambahan, dan juga kandungan allergen di dalamnya.
Dengan memahami kandungan gizi susu anak, Si Buah Hati tetap bisa mendapatkan manfaat susu sesuai dengan aktivitas, tahapan usia, dan perkembangannya.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Bagaimana cara memastikan susu UHT tetap aman dikonsumsi setelah kemasan dibuka?
Simpan di lemari es dan habiskan dalam waktu maksimal 24 jam. Hindari paparan sinar matahari langsung agar kualitas gizi tidak menurun.Apakah susu UHT mengandung pengawet?
Tidak. Proses pemanasan suhu tinggi sudah cukup untuk membunuh bakteri sehingga tidak memerlukan tambahan pengawet.Apakah boleh memanaskan ulang susu UHT sebelum diberikan kepada anak?
Boleh, tetapi hanya sekali dan jangan sampai mendidih agar kandungan gizinya tidak rusak. Sajikan segera setelah dipanaskan.Bagaimana cara memilih varian susu UHT yang tepat untuk anak?
Periksa label kandungan gizi, pilih yang difortifikasi vitamin dan mineral sesuai kebutuhan anak, serta pastikan rasa sesuai selera anak.
Referensi
1Bai, G., Cheng, L., Peng, L., Wu, B., Zhen, Y., Qin, G., Zhang, X., Aschalew, N. D., Sun, Z., & Wang, T. (2023). Effects of ultra‐high‐temperature processes on metabolite changes in milk. Food Science and Nutrition, 11(6), 3601–3615. https://doi.org/10.1002/fsn3.3350
2Garcia-Iborra, M., Castanys-Munoz, E., Oliveros, E., & Ramirez, M. (2023). Optimal Protein Intake in Healthy Children and Adolescents: Evaluating Current Evidence. Nutrients, 15(7), 1683. https://doi.org/10.3390/nu15071683
3A.E. Ryabova, V.K. Semipyatny, & Galstyan, A. G. (2023). EFFECTS OF STORAGE CONDITIONS ON MILK POWDER PROPERTIES. Journal of Dairy Science, 106(10). https://doi.org/10.3168/jds.2022-23094