Apa Perbedaan Susu UHT dan Susu Bubuk? Cek di Sini!
04-02-2026
Ditulis oleh: Tim Penulis
Ditinjau oleh: dr. Aulia Afriani Mustami, MD
Selain makanan utama, susu merupakan menu pelengkap yang dipilih kebanyakan orang tua untuk membantu memenuhi kebutuhan zat gizi bagi Si Buah Hati. Susu merupakan aman dikonsumsi oleh anak-anak dan mengandung berbagai zat gizi seperti kalsium, fosfor, kalium, protein, dan vitamin serta mineral yang sangat baik untuk mendukung pertumbuhan tulang dan perkembangan otak1.
Di pasaran, terdapat dua jenis susu yang umum dikonsumsi, yaitu susu UHT dan susu bubuk. Meski keduanya sama-sama terbuat dari susu sapi segar, namun penting untuk memahami perbedaan susu UHT dan susu bubuk karena keduanya memiliki keunggulannya masing-masing, terutama dari sisi kandungan gizi dan masa simpannya.
Susu UHT VS Susu Bubuk: Proses Pembuatan dan Masa Simpan
Pada dasarnya, baik susu UHT maupun susu bubuk sama-sama terbuat dari susu sapi segar dan berperan dalam pemenuhan kebutuhan gizi Si Buah Hati. Perbedaannya terletak pada tekstur dan proses pembuatannya.
Susu bubuk merupakan susu yang dibuat dengan menggunakan teknologi spray drying untuk menghilangkan kelembapan dari susu murni yang diperoleh dari sapi, lalu mengubahnya menjadi bubuk2.
Sedangkan susu UHT (Ultra High Temperature) dibuat dengan mensterilkan susu sapi segar pada suhu tidak kurang dari 135°C (bisa mencapai 140-150°C) selama waktu yang sangat singkat, sekitar 2-5 detik, untuk membunuh bakteri dan memperpanjang masa simpan3.
Susu cair dengan kadar lemak tidak kurang dari tiga persen ini kemudian dikemas dalam kemasan steril dan aseptis. Proses pemanasan dengan suhu tinggi ini juga menyebabkan zat gizi seperti asam lemak esensial dan vitamin B kompleks dalam susu mengalami pengurangan.
Perbedaan selanjutnya bisa dilihat dari tingkat ketahanannya. Kadar air dalam susu bubuk yang rendah membuat susu bubuk memiliki tingkat ketahanan yang lebih lama jika dibandingkan dengan susu UHT. Susu bubuk cukup disimpan di dalam wadah tertutup dan tidak perlu disimpan di dalam lemari es, berbeda dengan susu UHT yang memiliki masa penyimpanan lebih lama dan harus segera dikonsumsi setelah kemasannya dibuka. Lantas, lebih baik susu UHT atau bubuk?
Selain itu juga susu bubuk seringkali mengandung lebih banyak vitamin dan mineral. Hal ini karena susu UHT biasanya berasal dari susu segar utuh yang mengandung protein, kalsium dan Vitamin D. Dalam proses pembuatannya pun susu UHT yang berasal dari susu sapi utuh tidak mengalami penambahan zat tambahan seperti vitamin atau mineral tambahan, sehingga komposisinya masih hampir identik dengan susu segar.
Sedangkan susu bubuk selain berasal dari susu sapi segar yang diproses menjadi bubuk, susu ini juga ditambahkan fortifikasi vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk anak seperti DHA, Omega 6, Zat Besi dan zat gizi penting lainnya .
Baca Juga: Nutrisi dan Gizi Seimbang untuk Anak
Manfaat Susu Bubuk untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak Usia Sekolah
Pada susu bubuk umumnya mengandung nutrisi penting seperti protein lisin, kalsium, vitamin B2 atau riboflavin, vitamin B12, dan difortifikasi dengan vitamin serta mikronutrien lainnya yang baik untuk kesehatan tubuh. Fortifikasi merupakan proses penambahan zat gizi tertentu ke dalam makanan atau minuman untuk meningkatkan nilai gizinya. Dalam hal ini susu yang difortifikasi zat besi bisa menjadi opsi tambahan yang layak, khususnya bagi keluarga dengan keterbatasan akses terhadap makanan sumber zat besi alami untuk mencegah anemia pada anak-anak.
DANCOW FortiGro merupakan susu yang diformulasikan khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak usia sekolah. Ketika memasuki usia sekolah, kebutuhan gizinya berbeda dibandingkan tahapan usia sebelumnya. DANCOW FortiGro mengandung nutrisi yang dapat mendukung:
Proses Belajar Anak
DANCOW FortiGro mengandung kombinasi DHA dan Zat Besi yang dapat mendukung proses belajar anak usia sekolah. DHA merupakan salah satu asam lemak essensial yang dibutuhkan oleh tubuh tapi tidak diproduksi secara alami oleh tubuh.
DHA berperan penting dalam perkembangan dan fungsi otak. Sedangkan Zat Besi merupakan nutrisi yang dibutuhkan untuk mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh termasuk otak. Sehingga tanpa Zat Besi yang cukup anak tidak dapat konsentrasi dan fokus ketika belajar. Selain DHA dan Zat Besi, DANCOW FortiGro juga mengandung Omega 6, Tinggi Vitamin B1,B2,B6 dan B12 yang juga berfungsi untuk mendukung proses belajar.
Pertumbuhan yang Optimal
DANCOW FortiGro mengandung Protein Susu, Tinggi Kalsium dan Vitamin D yang dapat membantu pertumbuhan tulang dan gigi anak.
Dukung Daya Tahan Tubuh
DANCOW FortiGro mengandung Zink, Tinggi Vitamin C dan A yang berperan dalam membantu daya tahan tubuh anak.
Selain itu juga, DANCOW FortiGro dilengkapi dengan kemasan UHT siap minum dengan pilihan rasa Cokelat, Stroberi, dan Vanilla yang disukai Si Buah Hati. DANCOW UHT praktis dikonsumsi anak sebagai bekal sekolah, di sela-sela aktivitasnya di sekolah maupun di rumah, atau pun dalam perjalanan.
Jika ada pertanyaan lebih bagus susu bubuk atau UHT, maka susu bubuk masih tetap lebih unggul, karena umumnya hadir dengan tambahan zat gizi lain (fortifikasi). Susu pertumbuhan atau susu fortifikasi dapat menjadi alternatif bagi orang tua untuk memenuhi kebutuhan protein hewani untuk mencegah stunting dalam proses tumbuh kembang anak. Hal ini karena susu fortifikasi mengandung zat-zat bermanfaat seperti mineral dan vitamin seperti zat besi dan vitamin yang dapat mendukung kebutuhan gizi anak di masa pertumbuhannya.
Alasan lain yang juga menjadi bahan pertimbangan bagi keluarga dalam memilih susu bubuk untuk Si Buah Hati adalah kemudahan dalam penyajian dan efisiensi konsumsi, sebab takarannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan anak dan hadir dalam tahapan usia yang berbeda, lebih hemat untuk penggunaan jangka panjang, dan tidak mudah rusak disimpan dalam suhu ruangan, dengan catatan harus disimpan dalam kondisi tertutup rapat.
Dari penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa manfaat susu UHT dan susu bubuk sama-sama sebagai sumber gizi pelengkap, namun susu bubuk memiliki keunggulan dalam kestabilan kandungan zat gizi, daya simpan, dan adanya fortifikasi zat gizi yang baik untuk mendukung tumbuh kembang Si Buah Hati.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
- Bagaimana cara menyimpan susu bubuk agar kualitasnya tetap terjaga?
Simpan di wadah kedap udara, jauh dari sinar matahari langsung, dan hindari kelembapan. Jangan gunakan sendok basah agar bubuk tidak menggumpal. - Apakah aman mencampur susu bubuk dengan bahan lain seperti sereal atau buah?
Aman, selama bahan tambahan bersih dan sesuai usia anak. Pastikan takaran susu tetap sesuai anjuran agar kandungan gizinya tidak berkurang. - Bagaimana cara mengetahui apakah anak cukup minum susu setiap hari?
Pantau asupan total kalsium dan protein dari semua sumber makanan. Jika anak jarang minum susu, pastikan kebutuhan gizi dipenuhi melalui makanan lain atau konsultasikan ke ahli gizi.
Referensi
1Rizzoli, R. (2021). Dairy Products and Bone Health. Aging Clinical and Experimental Research, 34(1). https://doi.org/10.1007/s40520-021-01970-4
2A.E. Ryabova, V.K. Semipyatny, & Galstyan, A. G. (2023). EFFECTS OF STORAGE CONDITIONS ON MILK POWDER PROPERTIES. Journal of Dairy Science, 106(10). https://doi.org/10.3168/jds.2022-23094
3Singh, J., Prakash, S., Bhandari, B., & Bansal, N. (2019). Comparison of ultra high temperature (UHT) stability of high protein milk dispersions prepared from milk protein concentrate (MPC) and conventional low heat skimmed milk powder (SMP). Journal of Food Engineering, 246, 86–94. https://doi.org/10.1016/j.jfoodeng.2018.11.003