Kami percaya bahwa ASI (Air Susu Ibu) adalah makanan terbaik untuk bayi dan kami sepenuhnya mendukung rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia genap enam bulan. Nutrisi maternal yang sehat merupakan kunci untuk memulai dan melanjutkan pemberian ASI.

Tutup

Akudankau | Homepage

  • Toddler 1-3
  • Prasekolah 3-5
  • Usia Sekolah 6+
Home

Dapatkan kesempatan peroleh voucher DANCOW dengan melengkapi data Bunda

Dapatkan kesempatan peroleh voucher Dancow
dengan melengkapi
data bunda

Tanggal Lahir Anak Pertama*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
+ Tambah Anak

Tanggal Lahir Anak Kedua*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak
+ Tambah Anak
Hapus Informasi Anak

Tanggal Lahir Anak Ketiga*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

1+

1-3thn

3+

3-5thn

5+

5-6thn

6+

6-12thn

Home Artikel Tips Mudah Ajarkan Si Buah Hati Membereskan Mainan

Parenting

Tips Mudah Ajarkan Si Buah Hati Membereskan Mainan

04-11-2020

Tips Mudah Ajarkan Si Kecil Membereskan Mainan

Pernahkah Bunda kelelahan karena harus terus-menerus membereskan mainan Si Buah Hati?

Si Buah Hati yang berusia 3 tahun memang sedang senang-senangnya bereksplorasi dengan mainannya. Tidak ada hal lain di kepalanya, selain dunia bermain. Sayangnya, tak jarang Si Buah Hati enggan membereskan mainan-mainannya setelah selesai bermain. Hal tersebut terkadang membuat Bunda stres karena mainan bertebaran di seluruh penjuru rumah.

Bunda, inilah momen untuk mengajarkan Si Buah Hati membereskan mainannya. Agar Si Buah Hati mau belajar, berikut tipsnya:

Ajarkan Sesuai Usia

Perkembangan motorik halus usia 3 tahun belum terlalu optimal. Oleh karena itu, ajarkan Si Buah Hati membereskan mainan, sesuai dengan bahasa yang dapat dimengerti. Misalnya, Bunda bercerita tentang tokoh kartun yang rajin membereskan mainan. Jadikan tokoh kartun itu sebagai panutan yang patut ditiru. Dengan bercerita, pesan yang disampaikan pun akan lebih mudah dimengerti Si Buah Hati.

Beri Contoh

Bunda dapat memberikan contoh kegiatan ini. Ambil satu waktu di mana Bunda bisa membereskan mainan-mainan dan libatkan Si Buah Hati. Sambil membereskan mainan, Bunda dapat mengatakan bahwa begitulah cara membereskan mainan. Selipkan juga cerita tentang dampak buruk jika mainan tidak dibereskan kembali. Misalnya, mainan akan tercecer dan kemudian hilang.

Sediakan Tempat Penyimpan

Bunda bisa menyediakan tempat penyimpanan untuk mainan-mainan Si Buah Hati, dengan memanfaatkan barang-barang yang ada. Seperti menyulap kardus bekas menjadi tempat penyimpan yang rapi. Beri contoh agar Si Buah Hati mengerti bahwa tempat-tempat itu adalah wadah penyimpan mainannya.

Baca juga:Ajari Si Buah Hati Pintar Atur Waktu

Kelompokkan Mainan

Agar lebih mudah dalam menyimpan, sebaiknya Bunda mengelompokkan seluruh mainan Si Buah Hati. Misalnya, balok susun disimpan dalam toples bening atau boneka diletakkan di kardus. Dengan membuat kelompok seperti ini, mainan akan tersimpan rapi. Tips lain, jangan memberikan mainan yang berbentuk terlalu mini kepada Si Buah Hati yang baru berusia 3 tahun.

Beri Label

Tulislah label di luar kotak penyimpan atau kardus sesuai dengan nama mainan yang ada di dalamnya. Tujuannya agar mainan-mainan yang belum dikeluarkan, dapat tetap tersimpan rapi. Apalagi jika mainan tersebut belum digunakan untuk bermain.

Lebih Mudah Menemukan Mainannya

Ajarkan pada anak bahwa menyimpan mainan setelah bermain, akan membuatnya mudah mencari mainan tersebut jika sewaktu-waktu diperlukan. Kemudian evaluasilah kegiatan Si Buah Hati setelah bermain. Jika ia lupa membereskan mainan, segera ingatkan. Pandulah jika Si Buah Hati belum paham meletakkan mainan sesuai tempat penyimpanan dan labelnya. Jangan lupa untuk memberikan pujian jika Si Buah Hati ingat membereskan mainan atau berhasil membereskan mainannya.

Dengan mengajarkan Si Buah Hati rajin merapikan mainannya, berarti Bunda memperkenalkan kedisiplinan dan melatihnya untuk peduli pada lingkungan sekitar.

Baca juga: Pintar Mengantre Lewat Aktivitas Sehari-hari

 

SHARE gambar icon facebook mini logo icon twitter png

Produk Terkait
profile

Toddler

DANCOW 1+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 3+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 5+
Nutritods


Artikel Terkait
Mengasah Kecerdasan Si Kecil

Parenting

+

3 Cara Mengasah Kecerdasan Si Buah Hati

14-11-2020

Peran Orang Tua Asah Kreativitas Anak

Parenting

+

Peran Orang Tua Asah Kreativitas Anak

14-11-2020

Trik Meredam Amarah Si Kecil

Parenting

+

4 Trik Meredam Amarah Si Buah Hati

06-11-2020


Artikel Terbaru
Mengasah Kecerdasan Si Kecil

Parenting

+

3 Cara Mengasah Kecerdasan Si Buah Hati

14-11-2020

Peran Orang Tua Asah Kreativitas Anak

Parenting

+

Peran Orang Tua Asah Kreativitas Anak

14-11-2020

Trik Meredam Amarah Si Kecil

Parenting

+

4 Trik Meredam Amarah Si Buah Hati

06-11-2020


Promo

Event

Kategori
Nutrisi Stimulasi Parenting
gambar piala png gambar confeti pesta png

Selamat!

Jawaban Bunda benar semua

gambar icon perempuan png

Coba lagi, Bunda...

Ada jawaban Bunda yang kurang tepat

SHARE

gambar icon facebook mini logo icon twitter png
Beli Sekarang
Beli Sekarang