Berapa Kebutuhan Protein Anak 2 Tahun? Ini Penjelasannya!
08-07-2025
Memasuki usia 2 tahun, tubuh anak-anak mengalami perkembangan yang sangat pesat. Mereka juga sudah mulai aktif bergerak, belajar, dan lancar berbicara. Oleh karena itu, kebutuhan gizi Si Buah Hati, termasuk protein, harus terpenuhi dengan baik agar tumbuh kembangnya lebih optimal. Sayangnya, masih banyak orang tua yang belum tahu berapa banyak kebutuhan protein anak 2 tahun yang harus dipenuhi setiap harinya. Apakah Bunda salah satunya?
Jumlah Kebutuhan Protein Harian Anak
Bagi orang tua, memenuhi kebutuhan makanan bergizi pada anak-anak bisa menjadi hal yang penuh tantangan, terutama jika Si Buah Hati sudah memiliki preferensi masing-masing soal makanan. Namun Bunda tentu tidak boleh menyerah, sebab menciptakan pola makan yang sehat untuk anak sangat penting untuk tumbuh kembang yang optimal, membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mengurangi risiko penyakit kronis di masa yang akan datang. Salah satunya adalah dengan memastikan kebutuhan anak akan protein sebagai makronutrien sudah terpenuhi dengan baik. Lantas, berapa banyak protein untuk anak usia 2 tahun yang harus dipenuhi?
Jumlah kebutuhan protein untuk anak usia 2 tahun ke atas menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk. Anak usia 1-3 tahun adalah sebesar 20-25 gram setiap harinya. Kebutuhan protein pada setiap anak tentunya akan sangat bervariasi tergantung dengan jenis kelamin, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, dan faktor lainnya.
Manfaat Protein untuk Tumbuh Kembang Anak
American Academy of Pediatrics menjelaskan bahwa tak hanya baik untuk meningkatkan kekuatan otot tubuh, protein merupakan zat gizi yang berperan sebagai bahan pembangun untuk bagian tubuh lainnya, seperti rambut, tulang, enzim, kulit, dan darah1.
Protein merupakan zat gizi yang tak hanya berperan sebagai zat pembangun dan pengatur, tetapi juga menyediakan asam amino yang tidak terdapat dalam lemak atau karbohidrat2. Protein juga menjadi sumber energi tambahan saat asupan energi dari karbohidrat dan lemak tidak mencukupi, hal ini sangat penting bagi anak 2 tahun
Dalam tumbuh kembang anak, protein dapat membantu mencegah terjadinya gagal tumbuh atau yang dikenal dengan sebutan stunting. yang sudah mulai aktif bergerak. Selain itu, protein juga mendukung produksi enzim dan hormon dalam tubuh, termasuk hormon pertumbuhan yang penting di masa kanak-kanak. Oleh karena itu, pastikan untuk memenuhi jumlah kebutuhan protein harian anak dengan baik untuk menunjang tumbuh kembang Si Buah Hati ya, Bunda!
Sumber Protein yang Disarankan dalam Pola Makan Anak
Pemenuhan kebutuhan protein anak 2 tahun dapat dilakukan dengan memberikan makanan bergizi seimbang seperti:
- Protein hewani yang berasal dari sumber-sumber seperti daging serta organ dalam hewan, meliputi daging ayam, daging sapi tanpa lemak, hati ayam, hati sapi, dan masih banyak lagi.
- Susu dan telur sebagai sumber protein berkualitas tinggi.
- Ikan, kerang, dan udang. Namun pastikan Si Buah Hati tidak memiliki alergi dan berikan dalam porsi yang tidak berlebihan.
- Protein nabati, yaitu sumber protein yang berasal dari tumbuhan, kacang-kacangan, dan biji-bijian seperti kedelai, kacang tanah, kacang hijau, dan lainnya.
Dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, kekurangan protein bisa menyebabkan berbagai dampak buruk yang dapat memengaruhi masa depan anak. Beberapa masalah kesehatan yang mungkin muncul akibat kurangnya protein antara lain3:
- Mengganggu kesehatan dan kepadatan tulang.
- Otot tubuh yang lemas.
- Menghambat produksi enzim dan hormon pertumbuhan.
- Gagal tumbuh atau stunting.
Agar pemenuhan protein berjalan optimal, Bunda bisa menggabungkan dua jenis protein sekaligus, misalnya susu dengan sereal, nasi dengan daging ayam dan tahu, dan menu bergizi lainnya. Hal ini dapat meningkatkan ketertarikan anak untuk mengonsumsinya, mengombinasikan dua jenis sumber protein juga sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Namun, mengingat tidak semua anak memiliki nafsu makan yang tinggi, maka jumlah kebutuhan protein harian anak juga bisa dipenuhi dengan memberikan susu sebagai menu tambahan selain makanan utamanya. Pilih susu dengan kandungan protein dan kalsium yang baik untuk mendukung proses tumbuh kembangnya, seperti susu DANCOW GroPlus.
Susu DANCOW GroPlus hadir untuk bantu penuhi nutrisi dan bantu menambah berat dan tinggi badan Si Buah Hati. DANCOW GroPlus merupakan susu tinggi kalori (89 Kkal/100ml) dan dilengkapi dengan kandungan Protein, Tinggi Kalsium dan Vitamin D untuk anak usia 1 tahun ke atas.
Dalam segelas susu DANCOW GroPlus juga dilengkapi kandungan DHA dan Zat Besi untuk dukung proses belajar dan meningkatkan nafsu makannya, sehingga kebutuhan gizinya dapat terpenuhi dan anak dapat tumbuh cerdas.
Susu DANCOW GroPlus hadir dalam varian rasa yummy vanila dan tanpa gula tambahan (0 gram Sukrosa), sehingga bisa menjadi pilihan yang lebih sehat dan baik untuk mengurangi konsumsi gula berlebih pada anak-anak.
Mudah-mudahan informasi mengenai kebutuhan protein anak 2 tahun di atas bisa membantu Bunda dalam mengoptimalkan tumbuh kembang Si Buah Hati, ya!
Sumber:
- Patel, J. K., & Rouster, A. S. (2023). Infant Nutrition Requirements and Options. PubMed; StatPearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK560758/
- Jaret, P. (2008, December 5). Protein: Are You Getting Enough? WebMD; WebMD. https://www.webmd.com/food-recipes/protein
- Jaret, P. (2008, December 5). Protein: Are You Getting Enough? WebMD; WebMD. https://www.webmd.com/food-recipes/protein
- Bhutta, Z. A., & H.L. Dewraj. (2004). PROTEIN | Deficiency. Elsevier EBooks, 82–86. https://doi.org/10.1016/b0-12-226694-3/00273-8