Kami percaya bahwa ASI (Air Susu Ibu) adalah makanan terbaik untuk bayi dan kami sepenuhnya mendukung rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia genap enam bulan. Nutrisi maternal yang sehat merupakan kunci untuk memulai dan melanjutkan pemberian ASI.

Tutup

Akudankau | Homepage

  • Toddler 1-3
  • Prasekolah 3-5
  • Usia Sekolah 6+
Home

Dapatkan kesempatan peroleh voucher DANCOW dengan melengkapi data Bunda

Dapatkan kesempatan peroleh voucher Dancow
dengan melengkapi
data bunda

Tanggal Lahir Anak Pertama*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
+ Tambah Anak

Tanggal Lahir Anak Kedua*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak
+ Tambah Anak
Hapus Informasi Anak

Tanggal Lahir Anak Ketiga*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

1+

1-3thn

3+

3-5thn

5+

5-6thn

6+

6-12thn

Home Artikel Tumbuh Kembang Anak Optimal: Apa yang Perlu Diperhatikan?

Nutrisi

Tumbuh Kembang Anak Optimal: Apa yang Perlu Diperhatikan?

09-08-2026

Tumbuh Kembang Anak Optimal: Apa yang Perlu Diperhatikan?

Dalam menjalani peran sebagai orang tua, kita dituntut untuk belajar mengenai banyak hal baru, termasuk salah satunya adalah memahami indikator gizi anak. Tujuannya adalah untuk memastikan kebutuhan gizi Si Buah Hati sudah terpenuhi dengan baik guna mendukung tumbuh kembang anak optimal, baik dari segi berat badan, tinggi badan, hingga status gizi secara keseluruhan.

Memahami indikator penilaian gizi anak sejak dini juga memungkinkan orang tua untuk dapat mendeteksi potensi gangguan tumbuh kembang dan dapat mengatasinya dengan cepat, sehingga masa depan anak bisa terjaga.

Indikator Gizi Anak

Status gizi anak adalah indikator yang digunakan oleh WHO untuk mengukur pertumbuhan anak dan menentukan kebutuhan gizinya. Indikator ini digunakan untuk mengetahui apakah seorang anak mengalami stunting (pendek), wasting (kurus), overweight (kelebihan berat badan) dan underweight (berat badan kurang/gizi kurang).

Melansir Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), indikator gizi anak menurut WHO mencakup tiga hal, yaitu:

1. Berat Badan Menurut Umur (BB/U)

Yaitu berat badan anak yang dicapai pada umur tertentu. Bunda bisa menggunakan metode sederhana dengan membagi berat badan anak dengan usia saat ini untuk mengetahui apakah berat badannya sudah sesuai dengan tahapan usianya. Berikut ini indikator status gizi anak sesuai dengan standar WHO dengan pengukuran BB/U.

  • Berat badan sangat kurang (gizi buruk) : < -3,0 SD (Standar Deviasi)
  • Berat badan kurang (gizi kurang) : -3,0 SD sampai dengan < -2,0 SD
  • Berat badan normal (gizi baik) : -2,0 SD sampai dengan 2,0 SD
  • Berat badan berlebih (gizi lebih) : > 2,0 SD.

2. Tinggi Badan Menurut Umur (TB/U)

Yaitu tinggi badan anak yang dicapai pada umur tertentu. Indikator ini digunakan pada anak-anak usia 0-60 bulan untuk mengetahui apakah tinggi badannya sudah sesuai dengan tahapan usianya. Cara menghitungnya adalah dengan mengukur panjang atau tinggi badan dibagi dengan usia Si Buah Hati saat ini. Berikut ini indikator status gizi anak sesuai dengan standar WHO dengan pengukuran TB/U.

  • Sangat pendek : < -3,0 SD (Standar Deviasi)
  • Pendek : -3,0 SD sampai dengan < -2,0 SD
  • Normal : -2,0 SD sampai dengan 3 SD
  • Tinggi : > 3,0 SD.

3. Berat Badan Menurut Tinggi Badan (BB/TB)

Yaitu berat badan anak dibandingkan dengan tinggi badan yang dicapai pada usia tertentu. Tujuannya adalah untuk memperlihatkan apakah berat badan anak sudah sesuai dengan pertumbuhan panjang atau tinggi badannya. Pengukuran ini juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi status gizi seorang anak, apakah gizi buruk, normal, berlebih, atau gizi kurang. Berikut ini indikator status gizi anak sesuai dengan standar WHO dengan pengukuran BB/TB.

  • Sangat kurus : < -3,0 SD (Standar Deviasi)
  • Kurus : -3,0 SD sampai dengan < -2,0 SD
  • Normal : -2,0 SD sampai dengan 2,0 SD
  • Gemuk : > 2,0 SD sampai dengan +3 SD
  • Obesitas : > +3 SD.

 

Baca Juga: Tinggi dan Berat Ideal Sesuai Umur

Peran Gizi Seimbang dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak Optimal

Menurut Kementerian Kesehatan RI, gizi seimbang adalah susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, pemenuhan gizi juga perlu memperhatikan 4 prinsip yakni jenis pangan yang beragam, aktivitas fisik dan olahraga, perilaku hidup bersih, serta menjaga berat badan ideal. Semua itu dalam rangka mencegah terjadinya masalah gizi. Penjelasan tentang konsep gizi seimbang ini termuat dalam Permenkes Nomor 41 Tahun 2014. [1]

Variasi makanan dalam menu makanan Si Buah Hati penting untuk memenuhi kebutuhan gizinya, karena setiap bahan makanan mengandung zat gizi yang berbeda dan tidak ada makanan yang memiliki kandungan gizi lengkap, kecuali ASI untuk bayi usia 0-6 bulan. Itulah mengapa, Bunda perlu menyajikan menu makanan yang beragam untuk Si Buah Hati.[2]

Menurut Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) pada 2022 seperti yang dilansir dari laman Kementerian Kesehatan, angka stunting nasional mengalami penurunan dari 24,4% menjadi 21,6%. Meski begitu, kondisi ini dapat dibilang masih cukup tinggi, karena 1 dari 5 anak Indonesia mengalami stunting akibat kurangnya pemenuhan gizi, terutama di 1000 hari awal kehidupannya.

Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami status gizi pada anak dan memenuhi kebutuhan gizi Si Buah Hati sesuai dengan AKG (Angka Kecukupan Gizi) yang dianjurkan setiap harinya. Asupan gizi yang cukup dan bervariasi dapat mendukung proses tumbuh kembang anak optimal, memperkuat sistem imun, dan meningkatkan kemampuan belajarnya.

Perbedaan Makronutrien dan Mikronutrien pada Anak

Tubuh Si Buah Hati membutuhkan bermacam-macam zat gizi untuk dapat berfungsi dengan normal. Berbagai zat gizi penting tersebut dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yakni makronutrien dan mikronutrien.

Sedangkan mikronutrien berarti kelompok zat gizi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil. Meski hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit, yakni dalam satuan miligram bahkan mikrogram, namun peran mikronutrien bagi tubuh sangat penting sehingga tidak bisa tergantikan. Zat gizi yang termasuk mikronutrien adalah vitamin dan mineral, seperti zat besi, zink, kalsium, magnesium, tembaga, dan kalium.[3]

Kecukupan gizi penting untuk menjaga segala aspek tumbuh kembang anak. Jika Si Buah Hati mengalami kekurangan gizi atau malnutrisi, perkembangan fisik dan kognitifnya bisa terhambat. [4]Kekurangan gizi di usia dini juga berdampak pada kemampuan kognitif anak yang buruk di usia dewasanya, yang dapat menghambat prestasi akademiknya dan masa depan anak.

Aktivitas Fisik dalam Menjaga Kesehatan Anak

Rutin melakukan aktivitas fisik, termasuk berolahraga, bagi anak berperan penting dalam menjaga kesehatannya. Tidak sekadar agar tetap sehat, aktivitas fisik bagi Si Buah Hati bermanfaat untuk stimulasi anak optimal[5]

Cara Memonitor Perkembangan Melalui Indikator Gizi

Setelah memahami indikator penilaian gizi anak dengan baik, langkah selanjutnya yang harus Bunda lakukan adalah mengukur status gizi anak secara rutin dengan membawanya ke Posyandu atau fasilitas kesehatan lainnya, vaksin dan imunisasi anak, serta memastikan bahwa Si Buah Hati mendapatkan asupan gizi yang tepat agar tumbuh kembangnya berjalan optimal.

Berikut ini panduan pemberian makanan bergizi seimbang yang bisa Bunda terapkan:

  • Makanan yang beragam, misalnya sayuran yang berwarna-warni setidaknya 3-5 porsi setiap harinya.
  • Buah-buahan segar seperti apel, jeruk, pisang, pir.
  • Karbohidrat kompleks yang dapat berupa nasi, roti, atau pasta.
  • Makanan tinggi protein seperti daging tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan, dan kedelai.
  • Makanan yang mengandung lemak sehat dalam porsi yang normal, seperti daging, buah alpukat, ikan, dan produk olahan susu.
  • Mengurangi makanan dan minuman yang mengandung gula tambahan.
  • Menghindari makanan tinggi garam.
  • Susu sebanyak dua gelas setiap harinya.

Meski demikian, tak jarang juga anak-anak yang kesulitan untuk mendapatkan zat gizi yang cukup dari makanan utamanya setiap hari. Oleh karena itu, Bunda bisa melengkapi kebutuhan gizi Si Buah Hati dengan memberikan susu tinggi kalsium untuk membantu meningkatkan berat badan dan mendukung pertumbuhan tulangnya.

Susu DANCOW GroPlus bisa menjadi pilihan bagi Bunda untuk bantu penuhi penuhi nutrisi sebagai susu pertumbuhan Si Buah Hati usia 1-10 tahun. DANCOW GroPlus dengan Advanced ExcelNutri+ formula memiliki kandungan tinggi kalsium dan vitamin D, diperkaya DHA, zat besi dan zinc, sumber protein, serta 0 gram sukrosa, sehingga bisa menjadi pilihan yang lebih sehat untuk mengurangi konsumsi gula berlebih pada anak. DANCOW GroPlus hadir dengan rasa vanila.

Dukung tumbuh kembang anak optimal dengan memperhatikan indikator gizinya dan penuhi kebutuhan gizi hariannya. Berikan asupan makanan sehat dan seimbang, serta jangan lupa pastikan Si Buah Hati minum susu DANCOW GroPlus dua gelas setiap hari ya, Bunda!

Pertanyaan Seputar Tumbuh Kembang Anak

  1. Apa saja indikator tumbuh kembang anak yang optimal?

Indikator tumbuh kembang anak yang optimal menurut WHO dapat dihitung melalui tiga hal, yaitu berat badan menurut umur (BB/U), tinggi badan menurut umur (TB/U), dan berat badan menurut tinggi badan (BB/TB). Melalui indikator tersebut dan melihat pada angka standar deviasinya, bisa dilihat apakah anak tumbuh optimal.

  1. Bagaimana peran nutrisi dalam perkembangan otak?

Peran nutrisi dalam perkembangan otak sangat penting, mulai dari Omega 3 yang menyusun jaringan otak, protein yag membentuk neurotransmitter, zat besi yang membawa oksigen ke otak, hingga karbohidrat yang menjadi sumber energi utama otak. Kekurangan nutrisi dapat menghambat perkembangan otak yang dapat berdampak pada seluruh fungsi tubuh.

 

Referensi:

What Are Macronutrients and Micronutrients? - Cleveland Clinic. Retrieved on April 22nd 2026 from https://health.clevelandclinic.org/macronutrients-vs-micronutrients 

Pilar Utama Dalam Prinsip Gizi Seimbang - Kementerian Kesehatan RI. Retrieved on April 22nd 2026 from https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/179/pilar-utama-dalam-prinsip-gizi-seimbang 

De Sanctis, V., Soliman, A., Alaaraj, N., Ahmed, S., Alyafei, F., & Hamed, N. (2021). Early and Long-term Consequences of Nutritional Stunting: From Childhood to Adulthood. Acta bio-medica : Atenei Parmensis, 92(1), e2021168. https://doi.org/10.23750/abm.v92i1.11346 

Liu, J., Raine, A., Venables, P. H., Dalais, C., & Mednick, S. A. (2003). Malnutrition at age 3 years and lower cognitive ability at age 11 years: independence from psychosocial adversity. Archives of pediatrics & adolescent medicine, 157(6), 593–600. https://doi.org/10.1001/archpedi.157.6.593 

Health Benefits of Physical Activity for Children - CDC. Retrieved on April 22nd 2026 from https://www.cdc.gov/physical-activity-basics/health-benefits/children.html 

SHARE gambar icon facebook mini logo icon twitter png

Produk Terkait
profile

Toddler

DANCOW 1+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 3+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 5+
Nutritods


Artikel Terkait
Bantu Tingkatkan Kekebalan Tubuh si Kecil, Bunda Bisa Pilih 8 Asupan Ini

Nutrisi

+

Bantu Tingkatkan Kekebalan Tubuh Si Buah Hati, Bunda Bisa Pilih 8 Asupan Ini

04-11-2020

Tips Agar Si Kecil Senang Makan

Nutrisi

+

Tips Agar Si Buah Hati Senang Makan

04-11-2020

Kendalikan Hobi Ngemil Pada si Kecil

Nutrisi

+

Kendalikan Hobi Ngemil Pada si Kecil

04-11-2020


Artikel Terbaru
Bunda, Lakukan Ini untuk Dukung Tumbuh Kembang Si Buah Hati

Parenting

+

4 Tips Dukung Si Buah Hati Melakukan Hal Kesukaannya

03-11-2020

Panduan dan Manfaat Main Gadget untuk Anak Cerdas

Parenting

+

Panduan dan Manfaat Main Gadget untuk Anak Cerdas

06-11-2020

4 Pola Asuh Ini Dapat Mendukung Si Kecil Percaya Diri

Parenting

+

4 Pola Asuh Ini Dapat Mendukung Si Buah Hati Percaya Diri

16-09-2020


Promo

Event

Kategori
Nutrisi Stimulasi Parenting
gambar piala png gambar confeti pesta png

Selamat!

Jawaban Bunda benar semua

gambar icon perempuan png

Coba lagi, Bunda...

Ada jawaban Bunda yang kurang tepat

SHARE

gambar icon facebook mini logo icon twitter png
Beli Sekarang
Beli Sekarang