Kenapa Anak Susah Naik Berat Badan? Temukan Jawabannya di Sini!
10-07-2025
Setiap orang tua tentunya ingin anaknya tumbuh sehat dan memiliki berat badan ideal sesuai dengan tahapan usianya. Namun, tak sedikit juga yang merasa khawatir saat Si Buah Hati tampak lebih kurus dan sulit menambah berat badan jika dibandingkan teman sebayanya meski asupan makanannya sudah cukup. Hal ini karena masih banyak orang tua yang belum memahami bahwa kenaikan berat badan pada anak dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti pola makan, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, hingga kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi dari makanan. Oleh karena itu, saat berat badan anak susah naik, penting bagi orang tua untuk mencari tahu penyebabnya, sehingga bisa mencegah gangguan proses tumbuh kembang anak secara keseluruhan.
Kenapa Anak Susah Naik Berat Badan?
Anak-anak perlu mendapatkan asupan kalori yang cukup untuk dapat menunjang proses belajar dan tumbuh kembangnya berjalan dengan optimal. Saat berat badannya susah naik, maka orang tua perlu mengetahui berbagai kemungkinan penyebabnya agar dapat mengambil langkah cepat untuk mengetasinya. Oleh karena itu, yuk simak penyebab berat badan anak tidak bertambah seperti yang dilansir dari Healthline dan Kidshealth berikut ini.
- Faktor genetik
Faktor genetik memengaruhi kecepatan metabolisme, nafsu makan, dan distribusi lemak tubuh. Anak sulit naik berat badan tapi tinggi bertambah juga bisa disebabkan karena faktor ini, misalnya jika orang tuanya memiliki postur yang cenderung kurus dan tinggi atau metabolism tinggi, maka besar kemungkinan anaknya mewarisi karakteristik tersebut.
- Kalori yang diberikan tidak cukup
Meski anak sudah makan dengan cukup, apakah Bunda yakin bahwa kalori yang masuk sudah sesuai dengan kebutuhan anak seusianya? Terkadang, kebanyakan orang tua hanya memberikan makanan pada Si Buah Hati agar mereka merasa kenyang tanpa memerhatikan kandungan gizi di dalamnya. Hal inilah yang pada akhirnya menyebabkan anak kekurangan kalori dalam tubuhnya, sehingga berat badan anak susah naik.
- Asupan gizi harian kurang
Tidak semua anak memiliki nafsu makan yang tinggi, sehingga mereka tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup dari makanan yang dikonsumsi setiap harinya. Tak hanya itu saja, anak yang picky eater juga cenderung mengalami kesulitan dalam menaikkan berat badan, sebab mereka hanya mau mengonsumsi makanan yang sesuai dengan keinginannya saja tanpa memerhatikan kandungan gizi di dalamnya.
- Anak mengalami infeksi
Tubuh dapat menggunakan banyak kalori saat melawan infeksi yang membuat mereka merasa lemas dan membuatnya makan lebih sedikit dari biasanya.
- Intoleransi makanan
Tubuh anak tidak dapat menyerap nutrisi makanan tertentu, sehingga asupan gizinya tidak terpenuhi dengan baik yag menyebabkan berat badannya susah naik.
Jika kondisi ini dibiarkan, hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya malnutrisi, gangguan pertumbuhan, penurunan daya tahan tubuh, serta keterlambatan perkembangan fisik dan kognitif. Anak juga bisa menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memantau pertumbuhan Si Buah Hati secara rutin dan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika berat badan anak tidak mengalami peningkatan sesuai dengan usianya.
Cara Meningkatkan Nafsu Makan dengan Variasi Makanan
Pola makan yang sehat melalui pemberian makanan yang beragam bagi anak-anak penting untuk memenuhi kebutuhan gizi yang baik dan penting untuk mendukung tumbuh kembangnya. Dengan menyajikan makanan yang beragam, baik dari rasa, warrna, tekstur, hingga cara penyajian dapat meningkatkan ketertarikan anak-anak untuk mencoba dan menghabiskan makanannya. Hal ini juga bisa dijadikan sebagai cara untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi anak dengan cara yang menyenangkan sekaligus mengatasi masalah berat badan anak susah naik.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga menjelaskan bahwa mengonsumsi makanan bergizi yang beragam juga dapat melindungi anak-anak dari risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan kanker di kemudian hari1. Beberapa jenis makanan sehat yang direkomendasikan untuk dikonsumsi untuk meningkatkan nafsu makan antara lain:
- Makanan pokok sumber karbohidrat seperti sereal, nasi, umbi-umbian (kentang, ubi, talas, dan singkong).
- Kacang-kacangan.
- Buah-buahan segar dan sayuran beraneka warna sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat makanan.
- Makanan sumber protein hewani seperti daging, telur, ikan, dan susu.
- Mengonsumsi makanan dengan kandungan rendah lemak untuk menghindari kenaikan berat badan yang tidak sehat.
- Membatasi asupan gula, terutama gula tambahan.
- Membatasi asupan garam untuk mencegah hipertensi dan mengurangi risiko penyakit jantung.
Solusi Meningkatkan Berat Badan dengan Suplementasi Nutrisi
Anak-anak yang membutuhkan asupan gizi tambahan bisa diberikan susu pertumbuhan sesuai dengan kebutuhan anak sebagai suplementasi nutrisi yang tidak bisa mereka dapatkan dari makanan utamanya. Meski begitu, pemberian susu ini harus tetap diimbangi dengan konsumsi makanan bergizi seimbang sebanyak dua kali setiap harinya.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Tenaga Kesehatan?
Mengingat faktor genetik bisa menjadi salah satu penyebab berat badan anak tidak bertambah, maka berat badan anak yang sulit naik bisa menjadi hal yang wajar. Namun jika kondisi ini berlangsung cukup lama atau disertai dengan tanda-tanda lain (seperti masalah kesehatan), maka orang tua harus segera mengonsultasikan pada ahli gizi untuk mencegah anak gagal tumbuh. Waktu yang tepat untuk berkonsultasi antara lain:
- Saat berat badan anak tidak sesuai dengan kurva pertumbuhan (berada di bawah persentil normal) selama beberapa bulan berturut-turut.
- Anak terlihat kurus dan lesu, mudah sakit, dan tidak tertarik untuk melakukan aktivitas fisik.
- Nafsu makan yang sangat rendah dan kesulitan makan (baik untuk menelan atau menolak hampir semua jenis makanan).
- Anak mengalami gangguan medis, seperti gangguan pencernaan, alergi makanan, atau infeksi yang menyebabkan tubuhnya tidak bisa menyerap zat gizi dengan baik.
Namun jika berat badan anak susah naik namun tidak disertai dengan masalah kesehatan yang cukup serius, Bunda bisa melengkapi kebutuhan gizi untuk bantu menaikkan berat badannya dengan memberikan susu DANCOW GroPlus dua kali sehari.
Susu DANCOW GroPlus hadir untuk bantu penuhi nutrisi dan bantu menambah berat dan tinggi badan Si Buah Hati. DANCOW GroPlus merupakan susu tinggi kalori (89 Kkal/100ml) dan dilengkapi dengan kandungan Protein, Tinggi Kalsium dan Vitamin D untuk anak usia 1 tahun ke atas.
Dalam segelas susu DANCOW GroPlus juga dilengkapi kandungan DHA dan Zat Besi untuk dukung proses belajar dan meningkatkan nafsu makannya, sehingga kebutuhan gizinya dapat terpenuhi dan anak dapat tumbuh cerdas.
Susu DANCOW GroPlus hadir dalam varian rasa Vanila dan mengandung 0 gram Sukrosa (tanpa gula tambahan), sehingga bisa menjadi pilihan yang lebih sehat dan baik untuk mengurangi konsumsi gula berlebih pada anak-anak.
Bunda bisa melengkapi persediaan susu DANCOW GroPlus dengan membelinya di toko atau supermarket. Pastikan Si Buah Hati juga mendapatkan asupan gizi dari makanan utamanya ya, Bunda!
Sumber:
- Healthy Diet. Retrieved 21st May, 2025. https://www.who.int/initiatives/behealthy/healthy-diet#:~:text=A%20healthy%20diet%20is%20essential,are%20essential%20for%20healthy%20diet.
- Baby Not Gaining Weight. Retrieved 21st May, 2025. https://www.healthline.com/health/baby/baby-not-gaining-weight#healthy-weight-gain
- Failure to Thrive. Retrieved 21st May, 2025. https://kidshealth.org/en/parents/failure-thrive.html#:~:text=Problems%20with%20the%20digestive%20system,to%20eat%20poorly%20or%20vomit.
- Pengaruh Pemberian Suplemen terhadap Kesehatan Anak. Retrieved 21st May, 2025. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/1633/pengaruh-pemberian-suplemen-terhadap-kesehatan-anak