Kami percaya bahwa ASI (Air Susu Ibu) adalah makanan terbaik untuk bayi dan kami sepenuhnya mendukung rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia genap enam bulan. Nutrisi maternal yang sehat merupakan kunci untuk memulai dan melanjutkan pemberian ASI.

Tutup

Akudankau | Homepage

  • Toddler 1-3
  • Prasekolah 3-5
  • Usia Sekolah 6+
Home

Dapatkan kesempatan peroleh voucher DANCOW dengan melengkapi data Bunda

Dapatkan kesempatan peroleh voucher Dancow
dengan melengkapi
data bunda

Tanggal Lahir Anak Pertama*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
+ Tambah Anak

Tanggal Lahir Anak Kedua*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak
+ Tambah Anak
Hapus Informasi Anak

Tanggal Lahir Anak Ketiga*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

1+

1-3thn

3+

3-5thn

5+

5-6thn

6+

6-12thn

Home Artikel Mainan Tradisional yang Bermanfaat untuk Perkembangan Anak

Parenting

Mainan Tradisional yang Bermanfaat untuk Perkembangan Anak

08-09-2026

Permainan Anak Tradisional Seperti Congklak Melatih Motorik Anak

Mainan tradisional untuk anak adalah permainan khas Indonesia, seperti congklak, engklek, atau petak umpet, yang bermanfaat untuk mendukung perkembangan motorik Si Buah Hati, terutama yang sudah memasuki usia lima tahun. Selain melatih fisik, permainan ini juga membantu anak memahami pentingnya berbagi, bergiliran, serta cara berinteraksi dan berempati dengan teman sebayanya.

Sayangnya, permainan tradisional di zaman sekarang mulai terlupakan dan tergantikan perannya oleh gadget. Padahal, permainan ini tidak hanya menyenangkan bagi anak kecil, tetapi juga berperan penting dalam perkembangan sosialnya. Yuk, simak penjelasannya lebih lanjut!

Apa Itu Mainan Tradisional dan Manfaatnya untuk Perkembangan Anak?

Permainan tradisional merupakan beragam permainan yang telah diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang suatu suku atau warga yang menempati wilayah tertentu. Biasanya, permainan tradisional bukan hanya sarana bermain tapi juga sarat dengan pesan dan fungsi sosial. 
Ketika Bunda memberikan mainan tradisional untuk anak fungsinya bukan cuma kesempatan untuk bernostalgia, tetapi juga mengenalkan akar budaya dan ruang sosial Si Buah Hati.
Penelitian menunjukkan, permainan tradisional dengan kearifan lokal anak dapat membantu melatih keterampilan sosial, kontrol emosi, kecerdasan, pengenalan budaya, hingga kesehatan fisik. Secara spesifik, permainan tradisional bermanfaat membantu Si Buah Hati terkoneksi dengan budayanya dan menghargai perbedaan. 
Selain itu, mainan permainan tradisional menyediakan lingkungan yang kaya interaksi, salah satu faktor penting dalam perkembangan sosial Si Buah Hati.  Dengan begitu, mereka akan belajar mengendalikan emosi hingga aturan sosial dengan cara menyenangkan.

Nilai Budaya dalam Permainan Tradisional

Bunda, permainan tradisional bukan sebatas hiburan, tetapi juga warisan budaya yang sarat dengan nilai budaya. Dalam hal ini, permainan tradisional dapat menjadi media untuk mengajarkan pendidikan karakter, seperti kejujuran, sportivitas, tanggung jawab, komitmen, kegigihan, dan gotong royong.

Contoh permainan tradisional yang edukatif adalah cublak-cublak suweng yang menanamkan nilai moral. Permainan dan lagu dari Jawa Tengah ini mengandung makna bahwa dalam mencari harta atau kekuasaan, hendaknya tidak menuruti hawa nafsu dan menggunakan hati nurani. 

Selain itu, manfaat mainan jadul lainnya adalah congklak yang mengajari berhitung, bekelan yang mengajari koordinasi mata dan tangan, hingga lompat tali/yeye atau permainan melompati karet gelang yang melatih kemampuan motorik halus dan kasar.

Dengan mengenalkan permainan-permainan ini, Bunda tidak hanya menstimulasi tumbuh kembang Si Buah Hati, tetapi juga menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya bangsanya sejak dini.

Baca Juga: Ide Permainan untuk Dukung Motorik Anak

Tips Mengenalkan Mainan Tradisional untuk Anak

Untuk mengenalkan mainan tradisional untuk anak, Bunda bisa memulainya dengan cara yang menyenangkan:

1. Jadilah Teman Bermain

Bunda bisa memposisikan diri sebagai teman bermain Si Buah Hati agar ia merasa nyaman dan antusias. 

2. Sesuaikan dengan Karakter

Jika Si Buah Hati merupakan tipe yang menyukai kegiatan santai, Bunda bisa mengajaknya bermain congklak, bekelan, atau gasing. Namun, jika dia tipe yang suka aktifitas fisik, ajak mereka bermain lompat tali atau gobak sodor bersama teman-temannya.

3. Ceritakan Nilai yang Terkandung

Mengenalkan permainan dengan cerita bisa menjadi senjata untuk mengusik rasa penasarannya. Kemudian, sisipan kandungan nilai dalam permainan tradisional dapat membantunya menjadi peka terhadap makna di setiap gerakannya.

4. Lakukan secara Konsisten

Jadikan permainan tradisional sebagai rutinitas, misalnya seminggu sekali. Bunda bisa menjadikan momen ini sebagai sarana untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama.

Latih Motorik Lewat Tiga Mainan Tradisional untuk Anak

Memasuki usia sekolah, ada beberapa pencapaian kekuatan motorik anak. Beberapa pencapaian kemampuan motorik Si Buah Hati di tahapan usia ini, seperti melompat dan mendarat dengan dua kaki, berdiri di atas satu kaki kemudian berjalan dengan seimbang, mampu menendang dan melempar bola dengan terarah, serta ketangkasan tangan dalam memegang benda (misalnya pensil atau barang berukuran kecil) jadi lebih baik.

Nah, Bunda tentunya menginginkan agar kemampuan motorik anak usia sekolah sudah optimal. Untuk mewujudkan hal ini, Bunda perlu menstimulasi kemampuan motorik Si Buah Hati, misalnya melalui beberapa permainan tradisional yang bisa Bunda lakukan bersamanya di rumah. Yuk, simak selengkapnya berikut ini.

1. Engklek

Dalam permainan ini, Si Buah Hati perlu melompat menggunakan satu kaki di setiap kotak-kotak yang telah digambar sebelumnya di tanah. Sebelum bermain, Si Buah Hati harus melemparkan "gaco" ke salah satu kotak dan ia tak boleh menginjak kotak yang berisi gaco tersebut.

Lewat permainan engklek keseimbangan tubuh Si Buah Hati akan terasah, terutama saat ia melompat dengan satu kaki. Selain itu, permainan ini juga mengoptimalkan fungsi dari otot-otot kaki, tangan dan punggung Si Buah Hati.

2. Petak Jongkok

Permainan satu ini tidak membutuhkan alat, namun seperti engklek memerlukan area kosong yang cukup luas. Cara bermainnya pun mudah, para pemain akan kejar-kejaran dengan satu penjaga dan tidak boleh sampai tertangkap.

Agar tidak tertangkap, maka pemain harus jongkok dan baru bisa dikejar lagi setelah berdiri. Gerakan berlari serta jongkok dan berdiri pada permainan ini akan melatih otot kaki serta menstimulasi kemampuan motorik kasar Si Buah Hati.

3. Congklak

Permainan anak tradisional yang satu ini memerlukan papan berisi 14 buah lubang kecil dan 98 buah biji congklak untuk memainkannya. Cara bermainnya, pemain mengisi setiap lubang pada papan congklak dengan biji-bijian satu persatu, secara bergiliran sampai semua biji-bijian yang ada habis. Pemenang adalah pemain dengan biji-bijian terbanyak di akhir permainan.

Saat bermain congklak, motorik halus Si Buah Hati akan terlatih karena ia harus menggerakkan tangannya untuk mengambil dan memindahkan biji-biji congklak ke dalam lubang. Ini tentunya akan melibatkan otot serta melatih koordinasi tangan dan mata Si Buah Hati.

Mengajak Si Buah Hati bermain mainan tradisional untuk anak adalah bentuk stimulasi untuk melatih kemampuan motoriknya Si Buah Hati yang bisa didukung dengan asupan gizi yang lengkap dan seimbang. Dengan asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang akan mendukung perlindungan daya tahan tubuhnya saat ia bermain dan mengembangkan kemampuan motoriknya.

Sebagai pelengkap aktivitas bermain sambil belajarnya, Bunda bisa memberikan susu DANCOW 5+ Imunutri. DANCOW 5+ Imunutri hadir dengan kandungan 0g Sukrosa, DHA, Zat Besi, Omega 3 & 6, Tinggi Kalsium, Protein, Vitamin D, serta Vitamin A, C, E, dan Zink untuk bantu bantu Si Buah Hati dapat bertumbuh kembang secara optimal. Berikan dua gelas susu DANCOW 5+ Imunutri setiap hari untuk Si Buah Hati dan bantu penuhi kebutuhan gizinya secara optimal.

Pertanyaan Seputar Mainan Tradisional untuk Anak

1. Apa manfaat permainan tradisional dibandingkan gadget? 

Permainan tradisional melatih interaksi sosial langsung, kemampuan kognitif, dan motorik Si Buah Hati, sedangkan gadget cenderung bersifat pasif dan membatasi gerak fisik anak.

2. Permainan tradisional apa yang bagus untuk motorik anak? 

Permainan yang melibatkan gerakan seluruh tubuh, seperti engklek, petak umpet, atau lompat tali, sangat efektif untuk melatih motorik kasar dan keseimbangan Si Buah Hati.

Referensi:

Permainan Tradisional - Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara. Retrieved 9th July, 2026, from  https://buletin.k-pin.org/index.php/arsip-artikel/384-permainan-tradisional 

Ashar, N., None Sitti Mania, Ibrahim, None St. Syamsudduha, None Sadaruddin, & Candra, A. (2024). The Impact of Traditional Games on Social-Emotional Development: A Comprehensive Review of Existing Research. Journal of Learning and Development Studies, 4(2), 39–51. https://doi.org/10.32996/jlds.2024.4.2.5 

Baradaran Bazaz, S., Yaghobi Hasankala, Q., Shojaee, A. A., & Unesi, Z. (2018). The Effects of Traditional Games on Preschool Children’s Social Development and Emotional Intelligence: A Two - Group, Pretest - Posttest, Randomized, Controlled Trial. Modern Care Journal, 15(1). https://doi.org/10.5812/modernc.66605 

KEARIFAN LOKAL PERMAINAN TRADISIONAL CUBLAK-CUBLAK SUWENG SEBAGAI MEDIA UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN SOSIAL DAN MORAL ANAK USIA DINI. (2017). JURNAL AUDI : Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak Dan Media Informasi PAUD, 1(1). https://doi.org/10.33061/ad.v1i1.1204 

SHARE gambar icon facebook mini logo icon twitter png

Produk Terkait
profile

Toddler

DANCOW 1+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 3+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 5+
Nutritods


Artikel Terkait
Bunda, Lakukan Ini untuk Dukung Tumbuh Kembang Si Buah Hati

Parenting

+

4 Tips Dukung Si Buah Hati Melakukan Hal Kesukaannya

03-11-2020

Panduan dan Manfaat Main Gadget untuk Anak Cerdas

Parenting

+

Panduan dan Manfaat Main Gadget untuk Anak Cerdas

06-11-2020

4 Pola Asuh Ini Dapat Mendukung Si Kecil Percaya Diri

Parenting

+

4 Pola Asuh Ini Dapat Mendukung Si Buah Hati Percaya Diri

16-09-2020


Artikel Terbaru
Bunda, Lakukan Ini untuk Dukung Tumbuh Kembang Si Buah Hati

Parenting

+

4 Tips Dukung Si Buah Hati Melakukan Hal Kesukaannya

03-11-2020

Panduan dan Manfaat Main Gadget untuk Anak Cerdas

Parenting

+

Panduan dan Manfaat Main Gadget untuk Anak Cerdas

06-11-2020

4 Pola Asuh Ini Dapat Mendukung Si Kecil Percaya Diri

Parenting

+

4 Pola Asuh Ini Dapat Mendukung Si Buah Hati Percaya Diri

16-09-2020


Promo

Event

Kategori
Nutrisi Stimulasi Parenting
gambar piala png gambar confeti pesta png

Selamat!

Jawaban Bunda benar semua

gambar icon perempuan png

Coba lagi, Bunda...

Ada jawaban Bunda yang kurang tepat

SHARE

gambar icon facebook mini logo icon twitter png
Beli Sekarang
Beli Sekarang