Kami percaya bahwa ASI (Air Susu Ibu) adalah makanan terbaik untuk bayi dan kami sepenuhnya mendukung rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia genap enam bulan. Nutrisi maternal yang sehat merupakan kunci untuk memulai dan melanjutkan pemberian ASI.

Tutup

Akudankau | Homepage

  • Toddler 1-3
  • Prasekolah 3-5
  • Usia Sekolah 6+
Home

Dapatkan kesempatan peroleh voucher DANCOW dengan melengkapi data Bunda

Dapatkan kesempatan peroleh voucher Dancow
dengan melengkapi
data bunda

Tanggal Lahir Anak Pertama*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
+ Tambah Anak

Tanggal Lahir Anak Kedua*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak
+ Tambah Anak
Hapus Informasi Anak

Tanggal Lahir Anak Ketiga*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

1+

1-3thn

3+

3-5thn

5+

5-6thn

6+

6-12thn

Home Artikel Ini Dia Ciri-Ciri Kecerdasan Kinestetik Pada Si Buah Hati!

Stimulasi

Ini Dia Ciri-Ciri Kecerdasan Kinestetik Pada Si Buah Hati!

15-06-2022

Ini Dia Ciri-Ciri Kecerdasan Kinestetik Pada Si Buah Hati

Bunda mungkin pernah mendengar tentang kecerdasan kinestetik yang merupakan salah satu jenis kecerdasan berdasarkan teori Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences) yang dikemukakan oleh psikolog Howard Gardner. Untuk mengetahui tentang ciri-ciri kecerdasan kinestetik hingga bagaimana mengembangkan kecerdasan tersebut, Bunda dapat menyimak penjelasan berikut ini!

Berbagai Jenis Kecerdasan Manusia

Teori mengenai Kecerdasan Majemuk pertama kali diperkenalkan oleh Howard Gardner di tahun 1983 dalam bukunya ‘Frames of Minds’. Di dalamnya ia menjelaskan mengenai definisi yang lebih luas mengenai kecerdasan dan membaginya dalam delapan jenis kecerdasan, yaitu Kecerdasan Linguistik-Verbal, Kecerdasan Logika-Matematika, Kecerdasan Visual-Spasial, Kecerdasan Kinestetik-Jasmani, Kecerdasan Musikal, Kecerdasan Interpersonal, Kecerdasan Intrapersonal, dan Kecerdasan Naturalis.

Apa itu Kecerdasan Kinestetik? Jenis kecerdasan ini membuat si Buah Hati mampu menggunakan anggota tubuhnya (fisik) dengan sangat baik dalam menyelesaikan masalah. Ciri-ciri Kecerdasan Kinestetik adalah memiliki kemampuan mengontrol tubuh dengan baik, serta dapat mengekspresikan diri menggunakan fisiknya. Ia belajar dengan cara yang disebut gaya belajar taktil-kinestetik. Bergerak akan membantunya dalam mengingat sementara memegang sebuah benda akan membantunya mempelajari benda tersebut.

Anak-anak dengan Kecerdasan Kinestetik sering disebut juga sebagai ‘body smart’ dan menyukai bekerja dengan tangan mereka, memiliki energi yang tinggi, dan kemungkinan besar juga menonjol di bidang olahraga.

Ciri-ciri Kecerdasan Kinestetik pada Si Buah Hati

Jika Bunda ingin mengetahui apakah si Buah Hati memiliki Kecerdasan Kinestetik, maka perhatikan hal-hal berikut ini:

  • Senang bergerak. Pada dasarnya, anak-anak dengan jenis kecerdasan ini senang belajar dengan melakukan sesuatu, bereksplorasi, dan mencari tahu. Bunda akan sering melihat Si Buah Hati berlarian ke sana ke mari, atau sering kali tidak bisa duduk diam saat belajar.

  • Memiliki ingatan fisik yang kuat. Kecerdasan Kinestetik membuatnya mudah mengingat sesuatu berdasarkan sentuhan atau cepat paham dalam mengingat sebuah gerakan (disebut juga sebagai muscle memory).

  • Cenderung memiliki minat/bakat yang berkaitan dengan aktivitas fisik. Ini menjadi salah satu ciri-ciri kecerdasan kinestetik yang lain. Si Buah Hati memiliki energi yang tinggi sehingga senang melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, menari, atau crafting, misalnya membuat benda dari tanah liat.

  • Memiliki naluri yang bagus terhadap ruang dan waktu. Kegemaran dalam mengeksplorasi ruang dan gerak tubuh membuat mereka menjadi lincah, tangkas, dan tepat waktu. Itu dia sejumlah ciri anak yang memiliki kecerdasan kinestetik.

Baca Juga: Ini Cara Optimalkan Kecerdasan Anak

Cara Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak

Untuk si Buah Hati yang memiliki kecerdasan kinestetik, Bunda dapat menerapkan cara menstimulasi kecerdasan kinestetik anak berikut ini agar perkembangannya optimal:

  • Bermain peran. Libatkan anak untuk bermain peran bersama orangtua. Kita bisa bermain sebagai penjual, pembeli, atau dokter dan sabar dengan si Buah Hati. Sesekali ajak dia bermain sebagai guru dan murid atau orangtua dan anak. Jangan lupa tanyakan bagaimana perasaannya memainkan peran tersebut.

  • Latihan keseimbangan. Dengan melakukan aktivitas menari, Bunda dapat melatih keseimbangan gerak si Buah Hati, melatih keserasian gerak, kekuatan dan kelenturan otot.

  • Berinteraksi dengan alam. Daripada melihat-lihat gambar, ajak si Buah Hati ke taman rumah dan biarkan ia menyentuh dan melihat langsung jenis-jenis tanaman yang ingin kita kenalkan pada anak.

  • Menyusun puzzle. Bermain puzzle adalah cara yang bagus untuk melibatkan gaya belajar kinestetik anak. Si Buah Hati tidak hanya harus menggunakan tangan untuk menyatukan potongan-potongan itu, tetapi juga harus berpikir kritis untuk menyelesaikan tantangan. 

  • Menggambar dan menulis. Menulis dan menggambar sangat bagus untuk anak dengan kecerdasan kinestetik. Gerakan tangan yang terlibat dalam menulis dan menggambar membantu mereka memahami dan mempertahankan konsep.

  • Olahraga bersama. Anak dengan kecerdasan kinestetik sangat menikmati olahraga dan menunjukkan bakat yang kuat untuk pendidikan jasmani. Oleh karena itu, Bunda dapat mengajak si Buah Hati berolahraga secara rutin. Selain membantu mengembangkan kecerdasan dan daya ingat, olahraga tentu akan menyehatkan badan anak. 

Jangan lupa, berikan juga ia asupan gizi seimbang sesuai dengan tahapan usianya, termasuk susu. DANCOW 3+ Imunutri adalah susu bubuk untuk anak dan keluarga Indonesia dengan kandungan 0 gr sukrosa, tinggi zat besi, zink, mengandung DHA, Omega-3 dan Omega- 6, dan tinggi Vitamin A, C dan E.

Mengenal ciri-ciri kecerdasan kinestetik pada si Buah Hati akan membantu Bunda melakukan stimulasi yang tepat sehingga kecerdasannya akan berkembang secara optimal.

SHARE gambar icon facebook mini logo icon twitter png

Produk Terkait
profile

Toddler

DANCOW 1+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 3+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 5+
Nutritods


Artikel Terkait
Sudah Waktunya Sekolah? Ini Cara Mengajari Anak Menulis

Stimulasi

+

Sudah Waktunya Sekolah? Ini Cara Mengajari Anak Menulis

29-06-2023

Fakta Klinis Tentang Perkembangan Otak Si Kecil pada Periode Emas

Stimulasi

+

Fakta Klinis Tentang Perkembangan Otak Si Buah Hati pada Periode Emas

14-11-2020

Yuk, Ajak Si Kecil Beraktivitas Fisik!

Stimulasi

+

Yuk, Ajak Si Buah Hati Olahraga Usia Dini

05-11-2020


Artikel Terbaru
Mau Mengajarkan Si Kecil Berpuasa? Cek Tipsnya di Sini!

Parenting

+

Mau Ajari Si Buah Hati Berpuasa? Cek Tipsnya di Sini!

06-11-2020

Hindari Tersesat, Biasakan Si Kecil Belajar Membaca Petunjuk Arah

Parenting

+

Hindari Tersesat, Biasakan Si Buah Hati Belajar Membaca Petunjuk Arah

06-11-2020

Yuk, Latih Disiplinkan Si Kecil Tanpa Kekerasan

Parenting

+

9 Cara Latih Disiplin Si Buah Hati Tanpa Kekerasan

05-11-2020


Promo

Event

Kategori
Nutrisi Stimulasi Parenting
gambar piala png gambar confeti pesta png

Selamat!

Jawaban Bunda benar semua

gambar icon perempuan png

Coba lagi, Bunda...

Ada jawaban Bunda yang kurang tepat

SHARE

gambar icon facebook mini logo icon twitter png
Beli Sekarang
Beli Sekarang