Kandungan Gizi Susu UHT: Perbedaan Susu Cair dan Bubuk
03-05-2021
Bunda tentu tahu pentingnya asupan nutrisi untuk dukung tumbuh kembang Si Buah Hati di masa Toddler. Untuk itu, selain memberikannya menu bergizi, Bunda juga biasanya memberikan susu pertumbuhan. Tapi di antara dua jenis susu ini, mana yang biasanya sering Bunda berikan pada Si Buah Hati? Susu bubuk atau susu cair? Susu UHT atau susu formula? Yuk, kenali perbedaannya, supaya Bunda bisa terus mendukung Si Buah Hati bebas bereksplorasi untuk menjadi apa yang ia mau dan membuat Bunda bangga.
Setelah anak memasuki usia satu tahun, ia sudah mulai bisa mencoba beragam jenis susu seperti susu bubuk dan susu cair. Sebelum Bunda memutuskan akan memberikan susu yang mana, tak ada salahnya Bunda memahami terlebih dahulu apa perbedaan antara susu bubuk dan susu cair. Dengan begitu Bunda jadi lebih bisa memilih, mana jenis susu yang cocok untuk Si Buah Hati di rumah. Berikut beberapa perbedaan antara susu bubuk dan susu cair
Susu UHT dan Manfaatnya untuk Anak
Apa Itu Susu UHT?
Susu UHT (Ultra High Temperature) atau yang sering disebut susu cair adalah susu yang telah diproses menggunakan teknologi pemanasan tinggi. Susu ini dipanaskan hingga suhu 135–150°C selama 2–5 detik, lalu langsung didinginkan. Proses ini bertujuan untuk membunuh mikroorganisme berbahaya tanpa merusak kandungan nutrisinya.
Bagaimana Susu UHT Dibuat?
Setelah proses pemanasan cepat, susu UHT dikemas dalam wadah kedap udara untuk mencegah kontaminasi dan menjaga kualitasnya. Proses pengemasan ini membuat susu UHT dapat bertahan hingga berbulan-bulan tanpa bahan pengawet, asalkan tidak dibuka
Kandungan Nutrisi dalam Susu UHT
Susu UHT kaya akan nutrisi penting seperti protein, kalsium, vitamin D, dan fosfor, yang baik untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi. Kandungan lemaknya juga memberikan energi bagi anak-anak. Beberapa susu UHT juga di fortifikasi dengan vitamin tambahan seperti A dan B12.
Apakah Susu UHT Baik untuk Anak?
Susu UHT aman dan baik dikonsumsi oleh anak-anak usia 6 tahun ke atas. Terlebih lagi, kandungan kalsium dan vitamin D-nya membantu mendukung pertumbuhan tulang dan daya tahan tubuh. Namun, pastikan memilih susu UHT tanpa tambahan gula agar lebih sehat. Selain itu, sebaiknya tetap perhatikan pola makan seimbang untuk mendukung kebutuhan gizi anak secara keseluruhan.
Baca Juga: Panduan Pemenuhan Gizi Anak Sekolah
Susu Bubuk dan Manfaatnya Bagi Anak
bagaimana susu bubuk dibuat
Susu bubuk merupakan susu yang diolah dengan spray drying, sehingga dapat menurunkan kadar air susu dan mengubah susu menjadi berbentuk bubuk yang tahan lebih lama. Dalam proses pembuatannya, susu bubuk akan ditambahkan komposisi berupa zat gizi yang diperlukan untuk melengkapi kandungan nutrisinya.
Susu cair umumnya didapat langsung dari ternak penghasil susu, dan khusus untuk susu cair olahan seperti susu UHT maupun susu pasteurisasi akan mengalami pemrosesan lagi untuk menambah cita rasa dan umur simpan.
Baca Juga: Ini Kriteria Susu Pertumbuhan Anak 1 Tahun yang Baik MenurutAhli
Susu bubuk menawarkan solusi praktis untuk penyimpanan
Pembuatan susu bubuk ditujukan untuk membuat susu jadi lebih tahan lama. Susu cair yang benar-benar segar biasanya tidak bertahan lama dan harus langsung dikonsumsi setelah diperah dari sapi. Sedangkan susu cair yang sudah diolah bisa bertahan lebih lama dari susu cair segar. Baik susu bubuk maupun susu cair yang diolah, sudah memiliki tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan. Namun susu bubuk memang lebih tahan lama dibanding susu cair, baik segar maupun olahan sehingga menjadi pilihan banyak orang karena sifatnya yang lebih tahan lama ini. Selain itu, susu bubuk juga tak perlu disimpan di kulkas seperti susu cair olahan.
Cara Menyajikan Susu Formula bubuk untuk Anak
Untuk bayi di bawah 1 tahun, gunakan susu formula yang diformulasikan khusus sesuai usianya, dengan cara melarutkan bubuk susu ke dalam air matang hangat sesuai takaran pada kemasan. Jangan tambahkan bahan lain, karena susu ini dirancang sebagai sumber nutrisi utama. Untuk anak di atas 1 tahun, susu formula bubuk bisa disajikan dengan cara serupa, tetapi boleh dikombinasikan dengan menu makanan lain sebagai pelengkap gizi. Pastikan peralatan bersih dan susu disajikan segera setelah dibuat. Selain itu, Perhatikan jenis susu sesuai usia anak untuk memastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi secara optimal.
Pilih susu yang tepat untuk anak Anda
Bila pilihan Bunda akhirnya jatuh pada susu bubuk, sebelum memilih susu pertumbuhan untuk Si Buah Hati yang berusia Toddler, pastikan Bunda mengecek lagi kandungan nutrisinya. Pilihlah yang kandungan nutrisinya sudah sesuai dengan tahapan usia Si Buah Hati. DANCOW 1+ Nutritods, susu pertumbuhan yang diformulasi untuk anak Indonesia usia toddler 1-3 tahun, dengan kandungan 0 gram sukrosa, tinggi kalsium & protein, minyak ikan, omega 3 & 6, serat pangan inulin dan mikronutrien lainnya, serta Lactobacillus rhamnosus.
Berikan makanan sehat dan bergizi untuk penuhi asupan harian Si Buah Hati. DANCOW 3+ Imunutri memiliki kandungan vitamin A, C, E, Selenium, Zink, dan Tembaga. Susu ini tinggi kalsium, protein, vitamin D, DHA, dan Omega 3 serta 6 yang diformulasikan khusus untuk anak usia 1-3 tahun.
Nah, Bunda kini tak perlu bingung lagi memilih susu bubuk atau susu cair untuk Si Buah Hati. Dengan asupan nutrisi yang tercukupi, Bunda dapat mengasah perkembangan sekaligus mendukung Si Buah Hati agar ia bebas bereksplorasi.
Jangan lupa untuk tetap memberikan nutrisi dukung tumbuh kembang Si Buah Hati dengan susu DANCOW. Bunda juga bisa tukarkan poin di program Parenting Rewards DANCOW. Yuk, tunggu apa lagi? Tukar poin sekarang!
Disclaimer
Madu penting untuk perkembangan indra perasa Si Buah Hati. Namun, sebaiknya madu tidak diberikan kepada Si Buah Hati yang berusia di bawah 12 bulan, kecuali telah diproses dengan tekanan dan suhu tinggi untuk membunuh kandungan bakteri penyebab botulisme di dalamnya.
Penggunaan madu pada setiap produk DANCOW telah diproses dan diuji agar aman dikonsumsi oleh Si Buah Hati.