Kami percaya bahwa ASI (Air Susu Ibu) adalah makanan terbaik untuk bayi dan kami sepenuhnya mendukung rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia genap enam bulan. Nutrisi maternal yang sehat merupakan kunci untuk memulai dan melanjutkan pemberian ASI.

Tutup

Akudankau | Homepage

  • Toddler 1-3
  • Prasekolah 3-5
  • Usia Sekolah 6+
Home

Dapatkan kesempatan peroleh voucher DANCOW dengan melengkapi data Bunda

Dapatkan kesempatan peroleh voucher Dancow
dengan melengkapi
data bunda

Tanggal Lahir Anak Pertama*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
+ Tambah Anak

Tanggal Lahir Anak Kedua*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak
+ Tambah Anak
Hapus Informasi Anak

Tanggal Lahir Anak Ketiga*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

1+

1-3thn

3+

3-5thn

5+

5-6thn

6+

6-12thn

Home Artikel 7 Trik Menciptakan Waktu Berkualitas Bersama Si Buah Hati

Parenting

7 Trik Menciptakan Waktu Berkualitas Bersama Si Buah Hati

14-11-2020

Trik Menciptakan Waktu Berkualitas Bersama Si Kecil

Saat ini, semakin banyak Bunda yang bekerja di luar rumah.  Ada beragam alasan yang menyertainya seperti hendak mengamalkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, mengembangkan keterampilan dan keahlian diri, menciptakan aktualisasi diri, atau membantu ekonomi keluarga.

Apa pun alasannya, yang sering menjadi dilema adalah bagaimana menciptakan waktu bersama anak di saat harus berperan ganda.

Kabar baiknya, Bunda yang berperan ganda, justru banyak memberikan dampak positif bagi perkembangan anak. Survei yang dilakukan sebuah perusahaan asuransi di Inggris, LV, bersama lembaga psikologi yang ada di London mengemukakan, ibu yang bekerja banyak mengajarkan arti tanggung jawab dan kemandirian pada anak.

Bunda yang bekerja juga mengenalkan pada anaknya hidup hemat karena untuk mendapatkan segala sesuatunya harus dibarengi kerja keras. Dengan penjelasan tentang bagaimana uang hasil jerih payah saat bekerja dapat digunakan untuk membeli berbagai benda, anak akan lebih berhati-hati terhadap permintaan mereka, dan lebih menghargai apa yang mereka miliki.

Bunda yang bekerja juga menjadi contoh dan teladan bagi anak-anak, terutama anak perempuan untuk bekerja lebih keras, dan berani menyelesaikan berbagai masalah dalam menghadapi tantangan yang berat bagi perempuan di masa depan.

Namun sekali lagi, di tengah berbagai keuntungan yang disebutkan di atas, lagi-lagi ketika Bunda mengurangi waktunya di rumah untuk bekerja di kantor, dikhawatirkan anak akan kehilangan perhatian dari orang tuanya. Beberapa Bunda cemas anaknya akan berubah menjadi anak nakal atau kurang perhatian.

“Perkembangan anak dipengaruhi oleh terpenuhinya kebutuhan emosi anak dan penerapan pengasuhan yang tepat dari kedua orang tuanya. Kasih sayang dan perhatian yang cukup merupakan sumber pemenuhan kebutuhan emosi anak, agar anak mampu menghadapi masalah atau tantangan yang ia temui, sekalipun sang ibu harus bekerja di luar rumah,” ungkap Psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi., Psikolog.

Trik Menciptakan Waktu Berkualitas dengan Si Buah Hati

Sesungguhnya hanya karena Bunda bekerja tidak berarti dirinya tidak dapat memiliki ikatan yang kuat dan penuh kasih dengan anak-anak. “Dalam situasi seperti ini, Bunda mungkin tidak memiliki banyak waktu dalam sehari dengan anak-anak, seperti yang dilakukan ibu lainnya, tapi itu tidak berarti Bunda tidak dapat terhubung dengan anak-anak dengan cara yang positif dan berarti. Jika kuantitas terbatas, maka kualitas menjadi harus lebih diperhatikan,” lanjut Vera.

Nah, bagaimanakah cara Bunda yang bekerja bisa mendapatkan waktu yang berkualitas bersama anak-anaknya, inilah yang disarankan Vera;

1. Lakukan Me Time Terlebih Dulu

Keluar dari kantor, persiapkan diri untuk menghadapi situasi di rumah. Jika diperlukan, luangkan waktu sekitar 10 menit untuk “me time” sambil melakukan perjalanan pulang, misalnya mampir ke mini market dekat rumah untuk sekedar beli minuman ringan. Persiapkan diri untuk menghadapi anak-anak yang sudah menunggu Bunda seharian.

2. Tentukan Waktunya

Tentukan kapan waktu khusus Bunda bersama Si Buah Hati sehingga ada komitmen dimana Bunda juga terdorong untuk memenuhinya. Misalnya sebelum anak tidur, Bunda akan meluangkan waktu untuk berbagi cerita atau mendongeng. Bagaimana jika Bunda pulang, Si Buah Hati sudah tidur? 

Bunda dapat lakukan di pagi hari, misalnya sempatkan bercengkerama sebentar dengan anak saat membangunkannya di pagi hari. Bisa juga menciptakan salam khusus saat Bunda berpamitan atau kebiasaan main tebak-tebakan via telpon di siang hari saat Bunda istirahat makan siang. Ritual ini akan membuat anak merasa ada ikatan khusus antara Bunda dan dirinya.

3. Jangan Mudah Emosi untuk Hal-Hal Kecil

Saat pulang ke rumah, Bunda mendapati kondisi rumah berantakan? Jangan habiskan energi untuk merasa stres atau emosi, apalagi untuk hal-hal kecil. Jika terjadi, segera cuci tangan dan membasuh muka, lalu tarik napas dalam-dalam atau biarkan diri berada di sebuah ruangan selama beberapa menit untuk rileks. Alih-alih marah, lebih baik habiskan waktu dan energi untuk bercanda bersama Si Buah Hati.

4. Peluk dan dengarkan Si Buah Hati

Setiap anak, tidak peduli berapa umurnya, membutuhkan sentuhan Bunda. Luangkan waktu saat di rumah untuk selalu dekat dengan anak. Lakukan kontak fisik seperti memeluk atau membelai karena kontak fisik sangatlah penting bagi anak untuk merasakan rasa sayang kita. 

Saat bersama Si Buah Hati, dengarkan cerita-ceritanya, bahkan bila ceritanya yang terdengar absurd atau konyol sekalipun. Kesediaan Bunda mendengarkan cerita akan membuka kesempatan Si Buah Hati untuk selalu terbuka pada orang tuanya.

5. Lakukan Aktivitas Bersama

Si Buah Hati mungkin bisa membantu mengelap sendok-garpu yang akan digunakan. Setelahnya mungkin Si Buah Hati bisa membantu membawa yang kotor ke tempat cuci. Pada anak yang lebih besar, Bunda bisa memintanya mengelap meja atau menyapu sisa makanan yang jatuh ke lantai. 

Setelah acara makan, lakukan permainan ringan seperti menata puzzle atau ular tangga yang intinya melibatkan kebersamaan Bunda dan Si Buah Hati. 

6. Matikan Gadget dan Televisi

Nikmati malam hari bersama anak-anak. Beri perhatian penuh pada anak karena ini sangat penting untuk membentuk ikatan dan kasih sayang.

7. Pertimbangkan untuk Mendapatkan Bantuan

Jika keuangan memungkinkan, pekerjakan asisten rumah tangga yang akan mengerjakan cucian, membersihkan rumah hingga menyiapkan makanan sehingga waktu Bunda bersama Si Buah Hati akan lebih banyak karena tak ditambahi dengan pekerjaan rumah.

Untuk mendukung perkembangan Si Buah Hati, Bunda bisa memberikan Susu DANCOW 1+ Nutritods. Ini merupakan produk susu yang diformulasi untuk anak Indonesia usia toddler 1-3 tahun, dengan kandungan 0 gram sukrosa, tinggi kalsium & protein, minyak ikan, omega 3 & 6, serat pangan inulin dan mikronutrien lainnya, serta Lactobacillus rhamnosus.

Disclaimer

Madu penting untuk perkembangan indra perasa Si Buah Hati. Namun, sebaiknya madu tidak diberikan kepada Si Buah Hati yang berusia di bawah 12 bulan, kecuali telah diproses dengan tekanan dan suhu tinggi untuk membunuh kandungan bakteri penyebab botulisme di dalamnya.

Penggunaan madu pada setiap produk DANCOW telah diproses dan diuji agar aman dikonsumsi oleh Si Buah Hati.

SHARE gambar icon facebook mini logo icon twitter png

Produk Terkait
profile

Toddler

DANCOW 1+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 3+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 5+
Nutritods


Artikel Terkait
Agar Bunda Tak Khawatir Ketika Si Kecil ingin Bereksplorasi

Parenting

+

Agar Bunda Tidak Khawatir saat Si Buah Hati ingin Bereksplorasi

05-11-2020

Tips Memilih Tempat Buka Puasa Bersama si Kecil

Parenting

+

Tips Memilih Tempat Buka Puasa Bersama Si Buah Hati

04-11-2020

Bagaimana Cara Tetap Kompak dengan Si Kecil di Masa Penyapihan?

Parenting

+

Menyapih Anak Umur Berapa? Simak Penjelasannya Di Sini

04-11-2020


Artikel Terbaru
Agar Bunda Tak Khawatir Ketika Si Kecil ingin Bereksplorasi

Parenting

+

Agar Bunda Tidak Khawatir saat Si Buah Hati ingin Bereksplorasi

05-11-2020

Tips Memilih Tempat Buka Puasa Bersama si Kecil

Parenting

+

Tips Memilih Tempat Buka Puasa Bersama Si Buah Hati

04-11-2020

Bagaimana Cara Tetap Kompak dengan Si Kecil di Masa Penyapihan?

Parenting

+

Menyapih Anak Umur Berapa? Simak Penjelasannya Di Sini

04-11-2020


Promo

Event

Kategori
Nutrisi Stimulasi Parenting
gambar piala png gambar confeti pesta png

Selamat!

Jawaban Bunda benar semua

gambar icon perempuan png

Coba lagi, Bunda...

Ada jawaban Bunda yang kurang tepat

SHARE

gambar icon facebook mini logo icon twitter png
Beli Sekarang
Beli Sekarang