Kami percaya bahwa ASI (Air Susu Ibu) adalah makanan terbaik untuk bayi dan kami sepenuhnya mendukung rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia genap enam bulan. Nutrisi maternal yang sehat merupakan kunci untuk memulai dan melanjutkan pemberian ASI.

Tutup

Akudankau | Homepage

  • Toddler 1-3
  • Prasekolah 3-5
  • Usia Sekolah 6+
Home

Dapatkan kesempatan peroleh voucher DANCOW dengan melengkapi data Bunda

Dapatkan kesempatan peroleh voucher Dancow
dengan melengkapi
data bunda

Tanggal Lahir Anak Pertama*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
+ Tambah Anak

Tanggal Lahir Anak Kedua*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak
+ Tambah Anak
Hapus Informasi Anak

Tanggal Lahir Anak Ketiga*

Merek Susu yang Dikonsumsi*

Pemenang DKAI Kategori Lingkungan 2020
Pilih nama merek
Dancow
SGM
Frisian Flag
Lactogrow
Wyeth S26
Lainnya
Tidak menggunakan susu pertumbuhan
Hapus Informasi Anak

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

Terima kasih telah mengisi data
Bunda. Tunggu informasi
selanjutnya ya!

1+

1-3thn

3+

3-5thn

5+

5-6thn

6+

6-12thn

Home Artikel Manfaat Bermain untuk Anak bagi Perkembangan Otak dan Emosinya

Stimulasi

Manfaat Bermain untuk Anak bagi Perkembangan Otak dan Emosinya

08-09-2026

Manfaat Bermain di Ruang Terbuka Bagi Si Kecil

Si Buah Hati menginjak usia satu tahun, artinya Bunda harus ekstra keras untuk menjaganya saat melakukan berbagai kegiatan. Namun, hal ini bukan berarti Bunda harus membatasinya dalam beraktivitas. Ajak dia melakukan beberapa kegiatan di luar rumah agar bisa membantu perkembangan fisik dan motoriknya agar ia dapat mendapat manfaat bermain bersama.

Sebab, bermain merupakan fondasi penting bagi perkembangan anak untuk belajar tentang dunia. Bermain dapat membantu perkembangan sosial-emosional, kognitif, bahasa, dan keterampilan pengendalian diri Si Buah Hati. Oleh karenanya, manfaat bermain untuk anak tidak hanya menyenangkan, tetapi juga baik untuk kesehatan dan perkembangannya. 

Manfaat Bermain untuk Anak

Bunda, bermain merupakan aktivitas mendasar bagi fase perkembangan Si Buah Hati. Selain itu, Si Buah Hati juga belajar mengasah kecerdasan multipel yang mencakup kemampuan kognitif, bahasa, motorik, dan sosial secara bersamaan.

Manfaat Bermain bagi Perkembangan Otak Anak

Manfaat bermain bagi perkembangan otak sangatlah besar. Bagi anak, fungsi bermain untuk balita sama seperti belajar. Contohnya, ketika bermain petak umpet, mereka tengah membangun kemampuan kognitif 
Ketika bermain, Si Buah Hati membangun fungsi otaknya dengan mengoptimalkan struktur dan fungsi otak, serta meningkatkan kemampuan eksekutif, seperti

Manfaat Bermain bagi Perkembangan Emosi Anak

Manfaat bermain untuk anak juga mencakup perkembangan emosi. Ketika bermain, ia belajar mengelola rasa frustasi, mengenali empati, dan membangun kepercayaan diri. 

Contohnya adalah menari dan bernyanyi. Dengan musik, misalnya, Si Buah Hati belajar untuk mengekspresikan perasaan yang membantunya untuk bersosialisasi. Musik tidak hanya membuat Si Buah Hati mudah terkoneksi dengan orang lain, tetapi juga mengajarkan untuk merespons bunyi dengan melambaikan tangan, melompat, hingga menirukan kata 

Bahkan, anak-anak yang bermain secara teratur dengan orang tuanya berpeluang lebih sedikit mengalami kecemasan, depresi, agresi, dan masalah tidur

Jenis Permainan yang Mendukung Tumbuh Kembang

Dengan banyaknya jenis permainan, manfaatnya pun berbeda-beda. Ada yang baik untuk perkembangan kognitif, fisik, atau sosial-emosionalnya. Memilih permainan untuk Si Buah Hati juga perlu disesuaikan dengan usianya.
Beberapa permainan yang baik untuk keterampilan sosial-emosionalnya, misalnya bermain peran yang melibatkan negosiasi, bermain kejar-kejaran (tag), hingga olahraga tim.

Kemudian, contoh stimulasi lewat permainan yang baik untuk otak, seperti bermain mainan papan, menyusun puzzle, membaca buku bersama, membangun balok, hingga bermain di luar ruangan

Adapun manfaat main di luar ruangan juga tidak bisa disepelekan. Sebab, Si Buah Hati akan menggunakan semua indranya untuk membangun kepekaan pada sekitar dan meningkatkan rentang perhatian. Bahkan, studi menunjukkan bermain di luar ruangan atau di alam berkontribusi pada capaian akademiknya di masa depan.

Catatan penting, waktu bermain anak mengalami penurunan dalam beberapa dekade terakhir. Bunda disarankan membuat jadwal bermain yang teratur bagi Si Buah Hati.

Untuk menyesuaikan permainan dengan usia, misalnya saja pada usia 0-6 bulan, berikan mainan berwarna mencolok atau yang berbunyi seperti icik-icik. Memasuki usia 1-2 tahun, Bunda dapat memberikan buku cerita bergambar atau alat gambar yang aman. Selanjutnya, untuk usia 3-6 tahun, anak sudah bisa dikenalkan pada permainan dengan aturan khusus seperti permainan papan dan aktivitas di luar ruangan. 

Baca Juga: Stimulasi Emosi Anak dengan Bunda

Manfaat Bermain di Ruang Terbuka untuk Anak

Bermain di luar rumah bukan hanya menyenangkan, namun juga penting untuk tumbuh kembang anak. Tidak harus pergi ke lokasi wisata yang jauh, Bunda bisa mengajaknya melakukan kegiatan di tempat terbuka seperti area sekitar rumah, taman komplek, atau halaman belakang rumah. Selain tidak mengeluarkan banyak biaya, Bunda pun tidak perlu khawatir melepasnya untuk bereksplorasi karena lebih mudah mengawasinya.

Yuk, ajak Si Buah Hati main di luar rumah setidaknya 30 menit sehari. Sebab, banyak keuntungan yang bisa didapat anak dengan beraktifitas di luar rumah. Mari simak manfaat bermain bersama di luar ruangan untuk anak.

1. Menjaga Berat Badan

Obesitas selalu menghantui setiap anak. Terlebih, jika Bunda jarang mengajak Si Buah Hati untuk melakukan olahraga. Dengan bermain di tempat terbuka, secara tidak langsung Bunda mendorongnya untuk melakukan aktivitas gerak. Kegiatan ini sangat efektif untuk menjaga berat badannya.

2. Membangun Kepercayaan Diri

Secara psikologis, bermain di tempat terbuka bersama teman sebaya dapat membuat anak menjadi gembira. Kemampuan sosial anak akan berkembang. Sehingga Si Buah Hati menjadi percaya diri, serta mampu mengeksplorasi diri.

3. Memaksimalkan Perkembangan Otak

Bermain di tempat terbuka membantu memaksimalkan perkembangan otak Si Buah Hati. Saat ia menggerakkan anggota badan, terjadi komunikasi antara belahan otak kiri dan kanan. Rangkaian gerakan ini menyempurnakan bagian otak yang berkaitan dengan pola pikir kompleks.

4. Mempertahankan Daya Tahan Tubuh

Bergerak aktif di tempat terbuka dapat memperkuat daya tahan tubuh Si Buah Hati. Salah satu aktivitas fisik yang bisa dilakukan anak usia dini adalah senam. Menurut Elpin Abdulkadir dalam jurnal berjudul Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak melalui Senam Ceria Dua di Kelompok B TK Negeri Pembina Kecamatan Tolangohula Kabupaten Gorontalo, mengatakan kegiatan senam Ceria Dua memberikan kesempatan kepada anak untuk melatih koordinasi tubuh, keseimbangan tubuh, kekuatan dan daya tahan tubuh.

5. Meningkatkan Kemampuan Motorik dan Sensorik

Di tempat terbuka, Si Buah Hati memiliki kesempatan untuk bebas berlari, melompat, meniti jalan setapak, serta memetik daun. Aktivitas inilah yang mereka butuhkan untuk membantu meningkatkan kemampuan motorik. Selain itu, kemampuan sensorik anak juga akan jauh lebih baik. Karena bermain di luar umumnya melibatkan permukaan yang tidak rata, bebatuan, ranting pohon, dan permukaan yang tidak stabil seperti kerikil, pasir dan lumpur. Berbagai kegiatan yang dilakukan dengan elemen alam ini membutuhkan keseimbangan, kelincahan dan ketangkasan.

Aktivitas Fisik Menyerupai Permainan yang Disukai Anak

Nah, sekarang Bunda sudah siap pergi ke luar rumah bersama Si Buah Hati. Tapi, apakah Bunda masih bingung menentukan kegiatan? Berikut beberapa aktivitas kreatif yang bisa Bunda lakukan bersamanya agar Si Buah Hati mendapat manfaat bermain bersama.
Menjadikan aktivitas fisik sebagai permainan akan membuat mereka senang dan bersemangat. Sesekali Bunda dapat mengajak Si Buah Hati melakukan permainan lempar tangkap bola dan lompat tali, petak umpet di halaman rumah. Berikan dia kebebasan memilih kegiatan yang disukainya agar dia melakukannya dengan perasaan senang.

1. Aktivitas Bersama Teman-teman

Biarkan Si Buah Hati bermain bersama teman sekolah, saudara, atau tetangga. Selain itu, Bunda juga bisa mengikutsertakannya ke dalam klub olahraga seperti sepak bola anak atau sekolah berenang. Pilihkan klub yang sesuai dengan minat dan bakatnya.

2. Tetapkan Jadwal Rutin

Jadikan aktivitas fisik Si Buah Hati sebagai bagian dari agenda rutin, baik saat dilakukan sendiri atau bersama keluarga. Lama kelamaan, dia akan mengingat jadwal tersebut. Misalnya, setelah pulang sekolah, dia akan bermain bola bersama teman selama satu jam. Saat waktu bermain habis, ia akan berhenti dan pulang untuk istirahat atau mengerjakan tugas sekolah. Selain itu, bila Bunda selalu mengajaknya bersepeda di akhir pekan, dia akan menunggu saat-saat kebersamaan itu.

3. Berikan Teladan

Ayah dan Bunda dapat mencontohkan berbagai kegiatan positif untuk ditiru Si Buah Hati. Beberapa hal sederhana yang bisa diteladani antara lain berjalan kaki daripada naik kendaraan pribadi ke tempat-tempat yang tidak jauh dari rumah seperti warung. Selain itu, jika terbiasa melihat orangtua berolahraga, maka anak akan tertarik untuk mengikuti.

Jangan lupa untuk tetap memberikan nutrisi dukung tumbuh kembang Si Buah Hati dengan susu DANCOW 1+. Hadir dengan 0 g sukrosa, DHA, zat besi, dilengkapi kandungan Vitamin A, C, E, Zink, Omega 3 & 6, serta tinggi Kalsium, Protein, dan Vitamin D. Berikan dua gelas susu DANCOW 1+ Imunutri setiap hari untuk Si Buah Hati untuk bantu daya tahan tubuh dan tumbuh kembang optimalnya.

Bunda juga bisa tukarkan poin di program DANCOW Parenting Rewards untuk dapatkan tips parenting, program promosi, dan hadiah-hadiah menarik. Yuk, tunggu apa lagi? Tukar poin sekarang!

Pertanyaan Seputar Manfaat Bermain untuk Anak

1. Mengapa bermain sangat penting bagi perkembangan anak? 

Bermain merupakan sarana belajar utama yang mendukung perkembangan kognitif, fisik, dan sosial Si Buah Hati sehingga ia dapat memahami lingkungan sekitarnya dengan lebih baik dan optimal.

2. Apa saja manfaat bermain bagi kecerdasan emosional? 

Beberapa dapat membantu Si Buah Hati belajar mengelola emosi, melatih kesabaran, dan membangun empati saat berinteraksi dengan orang lain, termasuk percaya diri ketika ia berhasil menyelesaikan tantangan dalam permainan.

Referensi:
1.    Power of Play - Healthy Children. Retrieved 9th July 2026, from  https://www.healthychildren.org/english/family-life/power-of-play/pages/default.aspx  
2.     Pentingnya Stimulasi Bermain untuk Merangsang Kecerdasan Multipel - IDAI. Retrieved 9th July 2026, from  https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/pentingnya-stimulasi-bermain-untuk-merangsang-kecerdasan-multipel  
3.    Manfaat Bermain yang Perlu Kita Ketahui - Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Retrieved 9th July 2026, from  https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/25/manfaat-bermain-yang-perlu-kita-ketahui  
4.    The science of play - Unicef. Retrieved 9th July, 2026, from https://www.unicef.org/parenting/child-care/science-of-play  
5.    Yogman, M., Garner, A., Hutchinson, J., Hirsh-Pasek, K., & Golinkoff, R. M. (2018). The power of play: A pediatric role in enhancing development in young children. American Academy of Pediatrics, 142(3). https://doi.org/10.1542/peds.2018-2058  
6.     The Power of Play - How Fun and Games Help Children Thrive - Healthy Children. Retrieved 9th July 2026, from  https://www.healthychildren.org/English/family-life/power-of-play/Pages/the-power-of-play-how-fun-and-games-help-children-thrive.aspx  
7.    How music affects your baby’s brain: Mini parenting master class. - Unicef. Retrieved 9th July, 2026, from https://www.unicef.org/parenting/child-development/how-music-affects-your-babys-brain-class  
8.    How play strengthens your child’s mental health - Unicef. Retrieved 9th July, 2026, from https://www.unicef.org/parenting/child-development/how-play-strengthens-your-childs-mental-health   
9.    Thinking and play: school-age children - Raising Children Network. Retrieved 9th July, 2026, from https://raisingchildren.net.au/school-age/play-media-technology/play-school-age-development/thinking-play-school-age 
10.    Pemilihan Mainan Anak sesuai Fase Perkembangan - IDAI. Retrieved 9th July 2026, from  https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/cerdas-memilih-mainan-anak 

SHARE gambar icon facebook mini logo icon twitter png

Produk Terkait
profile

Toddler

DANCOW 1+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 3+
Nutritods

profile

Usia Prasekolah

DANCOW 5+
Nutritods


Artikel Terkait
Tumbuh Kembang Anak 1 Tahun

Stimulasi

+

Sudahkah Tumbuh Kembang Anak Sesuai Usia?

19-01-2022

sinar matahari untuk kesehatan anak

Stimulasi

+

Kenapa Anak Toddler Rentan Kekurangan Vitamin D?

16-07-2021

Melatih pertumbuhan fisik anak dengan kegiatan seru

Stimulasi

+

Yuk Bunda, Lakukan 3 Jenis Olahraga Anak Ini untuk Asah Bakat

19-04-2021


Artikel Terbaru
Bunda, Lakukan Ini untuk Dukung Tumbuh Kembang Si Buah Hati

Parenting

+

4 Tips Dukung Si Buah Hati Melakukan Hal Kesukaannya

03-11-2020

Panduan dan Manfaat Main Gadget untuk Anak Cerdas

Parenting

+

Panduan dan Manfaat Main Gadget untuk Anak Cerdas

06-11-2020

4 Pola Asuh Ini Dapat Mendukung Si Kecil Percaya Diri

Parenting

+

4 Pola Asuh Ini Dapat Mendukung Si Buah Hati Percaya Diri

16-09-2020


Promo

Event

Kategori
Nutrisi Stimulasi Parenting
gambar piala png gambar confeti pesta png

Selamat!

Jawaban Bunda benar semua

gambar icon perempuan png

Coba lagi, Bunda...

Ada jawaban Bunda yang kurang tepat

SHARE

gambar icon facebook mini logo icon twitter png
Beli Sekarang
Beli Sekarang