3 Cara agar Anak Jadi Pintar di Sekolah? Simak Tips Berikut!
29-10-2020
Setiap orang tua pastinya ingin mendukung agar anak jadi pintar di sekolah. Tidak hanya pintar dalam bidang akademik, tapi juga memiliki karakter positif yang dapat membantu mengembangkan potensinya.
Untuk mewujudkan hal ini, selain memastikannya mendapatkan nutrisi yang cukup, Bunda juga disarankan untuk memberikannya beragam stimulasi, sambil terus mendampingi proses belajar Si Buah Hati.
Aktivitas untuk Bantu Anak Jadi Pintar di Sekolah
Mendukung anak mendapatkan stimulasi melalui berbagai aktivitas, merupakan kebutuhan dasar anak yang harus dipenuhi, lho. Sebab, melalui kegiatan ini Bunda dapat melatih kemampuan berpikir, bahasa, daya ingat, sekaligus mengasah kecerdasan emosional Si Buah Hati. Ini juga penting, supaya ia dapat membangun perilaku yang positif, seperti keberanian dan rasa percaya diri untuk hadapi tantangan belajar di sekolah.
Lalu, apa saja ya aktivitas yang dapat membantu agar anak jadi pintar di sekolah? Berikut ini adalah beberapa ide aktivitas sederhana dan menyenangkan yang bisa Bunda lakukan bersama Si Buah Hati. Yuk, disimak!
1. Melabeli Benda yang Ada di Dalam Rumah
Melabeli benda di dalam rumah, dapat membantu Si Buah Hati melatih kemampuan menulis dan kreativitasnya sejak dini. Dengan begitu, ia bisa lebih percaya diri menunjukkan kemampuan di depan kelas.
Bunda dapat mengajak Si Buah Hati untuk memberikan label pada benda-benda seperti, kotak mainan, rak buku, atau peralatan rumah tangga lainnya. Biarkan Si Buah Hati berkreasi dengan menulis atau menggambar nama benda pada kertas, lalu tempelkan label pada benda yang dimaksud, pakai double tip atau selotip.
2. Bermain Musik
Hasil studi dari University of Montreal menunjukkan bahwa bermain musik dapat membantu Si Buah Hati meningkatkan daya ingat, melatih kepekaan pancaindra (seperti penglihatan, pendengaran, dan sentuhan), serta menyeimbangkan kerja otak kiri dan kanan agar logika dan emosional anak bekerja secara seimbang. Selain itu, bermain musik juga dapat memengaruhi emosional anak, yang dapat membuatnya merasa bahagia.
Suasana hati menyenangkan tentu dapat membantu anak jadi pintar di sekolah. Untuk mengenalkan musik kepada anak, Bunda bisa menyiapkan peralatan sederhana yang terdapat di dalam rumah, seperti panci, gelas, toples, atau kaleng bekas yang dapat menghasilkan berbagai macam bunyi.
Dengan melakukan perkusi sederhana dari benda-benda ini, Bunda bisa kenalkan irama musik kepada Si Buah Hati. Jika ia menunjukkan minat pada musik, mungkin Bunda bisa mempertimbangkan membelikannya alat musik.
3. Belajar Menyenangkan Melalui Aplikasi
Di era digital ini, ada banyak aplikasi belajar yang dapat Bunda unduh untuk membantu proses belajar Si Buah Hati. Melalui visual dan audio yang menarik, materi pelajaran di sekolah dapat diterima dengan lebih mudah olehnya. Ini juga bisa jadi salah satu cara menyiasati anak agar tidak bosan saat belajar.
Tapi untuk melakukan kegiatan ini, Bunda harus mendampingi Si Buah Hati saat belajar melalui aplikasi ya, dan atur waktu penggunaannya agar ia tidak ketergantungan terhadap gadget.
Selain menggunakan aplikasi, Bunda juga bisa mencoba cara lain, yaitu dengan mengajak Si Buah Hati menyaksikan acara yang bisa menumbuhkan semangat dan motivasi belajar, seperti ajang DANCOW Indonesia Cerdas, sebuah program kompetisi edukatif untuk anak sekolah dasar se-Indonesia yang bertujuan memberi pengalaman belajar menyenangkan lewat rangkaian permainan interaktif berbasis kurikulum nasional.
Untuk tayangan ulang dari keseruan DANCOW Indonesia Cerdas 2025 kemarin, bisa cek di sini ya, Bunda!
Anak pintar juga bisa diraih dari konsistensi. Karena kepintaran mirip seperti otot yang kalau dilatih terus-menerus dengan benar akan menjadi semakin kuat. Untuk itu, biasakan Si Buah Hati belajar secara konsisten ya, Bunda.1
Baca Juga: 7 Cara Melatih Anak Cerdas Belajar Membaca dan Menulis
Strategi Belajar dan Pola Main Seimbang
Belajar bukan sebatas menghafal atau sekadar membaca buku pelajaran. Hal yang lebih penting adalah bagaimana membuat materi yang dipelajari tersimpan di otak. Bunda bisa mengajarkan Si Buah Hati menggunakan strategi belajar yang efektif dan tidak membosankan, seperti:
- Gunakan catatan visual
Otak manusia dapat memproses gambar atau informasi visual 60.000 lebih cepat daripada teks. Mencatat menggunakan simbol, warna, dan bentuk ruang yang mendampingi tulisan membantu memudahkan Si Buah Hati mengingat melalui asosiasi visual. Misalnya, gunakan tanda panah untuk menjelaskan alur, beri kotak pada poin penting, atau gunakan stabilo berwarna warni.2
- Membuat peta konsep
Mirip dengan catatan visual, peta konsep atau mind mapping adalah diagram yang menunjukkan hubungan berbagai konsep atau ide. Cara ini efektif untuk melihat gambaran besar dari sebuah topik. Cara membuatnya, pilih sebuah topik utama dan tulis di bagian tengah kertas catatan. Lalu, buat cabang-cabang di sekitar untuk sub-topik. Bila ada poin detail lain, buat cabang lagi yang terhubung dengan sub-topik.3
- Latihan secara berkala
Dibandingkan belajar semalam suntuk sebelum ujian, belajar dalam durasi singkat namun rutin lebih baik untuk menyimpan materi pelajaran ke dalam memori jangka panjang. Konsistensi dalam belajar juga merupakan kebiasaan anak pintar untuk membantu melawan lupa.4
- Bertanya pada guru
Bertanya kepada pengajar atau guru adalah cara paling cepat untuk mendapatkan jawaban yang benar. Karenanya, tanamkan dalam pikiran Si Buah Hati bahwa ketidaktahuan saat belajar bukan hal yang buruk. Ajari anak mencatat hal yang tidak dipahaminya saat belajar untuk kemudian ditanyakan kepada guru di sekolah.5
Belajar memang penting, namun otak anak juga perlu diistirahatkan agar Si Buah Hati tidak jenuh dengan pelajaran. Dengan pola bermain yang seimbang, Si Buah Hati bisa tetap fokus dan semangat saat belajar.
- Bermain permainan kreatif
Permainan yang memicu kreativitas anak seperti lego, mewarnai, atau bermain peran bisa menjadi olahraga otak. Sehingga saat anak bermain otaknya tetap berkembang.6
- Berolahraga ringan
Bila permainan kreatif menjadi olahraga untuk otak anak, berolahraga baik untuk tubuh Si Buah Hati. Selain itu, aktivitas fisik juga baik untuk menajamkan fungsi kognitifnya. Berolahraga ringan seperti bersepeda, renang, atau jalan di sekitar rumah cukup membantu meningkatkan aliran darah ke otak.7
- Bergabung dengan klub minat
Bunda bisa mendaftarkan Si Buah Hati untuk bergabung ke dalam klub atau kegiatan yang disukainya, seperti sepak bola, melukis, atau robotik. Bergabung dengan klub baik untuk melatih kemampuan bersosialisasi Si Buah Hati.
Bentuk Dukungan Orang Tua untuk Anak Pintar
Peran orang tua dalam prestasi anak agar Si Buah Hati dapat belajar dengan nyaman, Bunda perlu mendukungnya dengan menciptakan lingkungan yang nyaman dan positif. Bunda dapat membantu dengan cara berikut:
- Menyediakan ruang belajar rapi
Meja atau kamar yang berantakan bisa mengganggu konsentrasi belajar anak. Dengan ruang belajar yang rapi, Si Buah Hati bisa lebih fokus saat belajar.
- Menerapkan jadwal tetap
Anak mungkin masih sering lupa waktu saat sedang asyik pada satu hal. Membuat jadwal untuk anak bukan bertujuan mengekang aktivitasnya, namun membantunya menjaga keseimbangan waktu belajar, bermain, dan beristirahat.
- Menjalin komunikasi dengan guru
Bunda mungkin menjadi orang yang paling tahu dan paham tentang karakter Si Buah Hati, namun guru adalah sosok yang lebih tahu performa anak di lingkungan sekolah. Karenanya, Bunda perlu bekerja sama dengan guru Si Buah Hati. Cari tahu apa kesulitan anak dan berdiskusi menjadi solusinya.
- Memenuhi kebutuhan gizi anak
Dukungan nutrisi untuk anak pintar penting agar Si Buah Hati lebih semangat dan fokus dalam belajar. Selain itu juga dapat membantunya tumbuh kembang optimal. Memenuhi kebutuhan gizi Si Buah Hati merupakan tanggung jawab Bunda sebagai orang tua. Sajikan menu makanan dan minuman bergizi seimbang setiap hari untuk Si Buah Hati. Berikan juga asupan susu untuk bantu memenuhi kebutuhan gizi penting, sekaligus menjaga tubuh anak tetap terhidrasi.8
Semoga beberapa cara simpel di atas, dapat menginspirasi Bunda untuk terus mendukung agar anak jadi pintar di sekolah. Untuk bantu optimalkan kecerdasan dan perkembangan emosionalnya, pastikan Bunda mencukupi kebutuhan gizinya setiap hari.
Lengkapi asupan gizi Si Buah Hati dengan memberikannya susu DANCOW FortiGro mengandung berbagai vitamin dan mineral sebagai berikut:
- Tinggi Zat Besi, Tinggi Zink, Tinggi Vitamin A, C, D yang berperan dalam mendukung daya tahan tubuh
- DHA, Omega 6, Vitamin B1, B2, B6 dan B12 yang berperan dalam membantu proses belajar
- Tinggi Kalsium dan Sumber Protein yang dapat membantu proses pertumbuhan
Selain itu juga, DANCOW FortiGro dilengkapi dengan kemasan UHT siap minum dengan pilihan rasa Cokelat, Stroberi, dan Vanilla yang disukai Si Buah Hati. DANCOW UHT praktis dikonsumsi anak sebagai bekal sekolah, di sela-sela aktivitasnya di sekolah maupun di rumah, atau pun dalam perjalanan.
Ayo Bunda, pastikan Si Buah Hati mendapatkan stimulasi dengan melakukan berbagai aktivitas seru agar anak jadi pintar di sekolah!
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
1. Faktor apa saja yang membuat anak lebih mudah berprestasi di sekolah?
Prestasi anak di sekolah didorong oleh kombinasi dukungan emosional keluarga yang stabil serta lingkungan belajar yang memfasilitasi rasa ingin tahu Si Buah Hati. Selain itu, Bunda juga perlu menerapkan kedisiplinan dalam mengatur waktu dan motivasi untuk membantu anak tetap konsisten dalam menghadapi tantangan akademik.
2. Bagaimana peran orang tua dalam mendukung kepintaran anak di sekolah?
Dalam mendukung kepintaran anak di sekolah, orang tua berperan penting untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman di rumah serta memberikan dukungan emosional agar anak merasa percaya diri menghadapi tantangan di sekolah. Selain itu, orang tua perlu menjalin komunikasi aktif dengan guru dan mendampingi proses belajar Si Buah Hati agar bisa memahami kebutuhan serta perkembangan potensi anak secara mendalam.
3. Apa kebiasaan belajar yang membantu anak lebih cepat memahami pelajaran?
Kebiasaan belajar yang bisa membantu anak lebih cepat memahami pelajaran adalah menggunakan catatan visual dan membuat peta konsep agar materi pelajaran lebih mudah diingat oleh Si Buah Hati. Bunda juga bisa membantu anak melakukan latihan secara berkala untuk memperdalam pemahaman sekaligus mengidentifikasi bagian yang belum dikuasai oleh Si Buah Hati.
Referensi:
- A Healthy Brain: Use It or Lose It! - Utah State University. Retrieved on February 2nd 2026 from https://extension.usu.edu/aging/research/a-healthy-brain-use-it-or-lose-it
- Is a Picture Really Worth 1,000 Words? No, Actually More Like 60,000 - Cast Software. Retrieved on February 2nd 2026 from https://www.castsoftware.com/pulse/is-a-picture-really-worth-1000-words
- Why mind mapping? 5 key benefits - Mind Meister. Retrieved on February 2nd 2026 from https://www.mindmeister.com/blog/why-mind-mapping
- Why Consistency is Key: How Regular Study Sessions Lead to Success - Pioneer Education. Retrieved on February 2nd 2026 from https://pioneereducation.com.au/why-consistency-is-key-how-regular-study-sessions-lead-to-success/
- Curiosity and learning: 6 reasons why students should ask why - Inner Drive. Retrieved on February 2nd 2026 from https://www.innerdrive.co.uk/blog/curiosity-and-learning/
- Cognitive Benefits of Creative Play: How Hands-On Creativity Improves Brain Function & Learning - Activity Box. Retrieved on February 2nd 2026 from https://activity-box.com/learning-hub/cognitive-benefits-of-creative-play
- Scientists Say This Simple Habit Boosts Brain Health in as Little as 12 Weeks - MSU Health Care. Retrieved on February 2nd 2026 from https://healthcare.msu.edu/news/2025-12-28-Scientists-Say-This-Simple-Habit-Boosts-Brain-Health-in-as-Little-as-12-Weeks.html
- Healthy Eating Patterns for Optimal Child Growth and Development - EMC Healthcare. Retrieved on February 2nd 2026 from https://www.emc.id/en/care-plus/healthy-eating-patterns-for-optimal-child-growth-and-development